Pelaku Curat dan Penadah Sepeda Motor Curian Diringkus
Pelaku Curat dan Penadah Sepeda Motor Curian Diringkus Unit Reskrim Polsek Teluk Nibung.
Kriminal 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Sei Rampah - Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) berkomitmen dalam menjaga toleransi, stabilitas, dan keharmonisan hubungan antarumat beragama melalui penguatan pengawasan terhadap aliran kepercayaan dan keagamaan di Tanah Bertuah Negeri Beradat.
Hal ini disampaikan Bupati Sergai H. Darma Wijaya melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Nina Deliana Hutabarat, S.Sos., M.Si. saat menghadiri Rapat Kerja Tim Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat dan Keagamaan (PAKEM) Kabupaten Sergai yang digelar di Aula Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai, Sei Rampah, Rabu (3/12/2025).
Dalam sambutan tertulisnya, Bupati Sergai menyampaikan apresiasi pemerintah daerah kepada seluruh unsur Tim PAKEM yang dinilai telah bekerja optimal dalam melakukan monitoring, evaluasi, serta deteksi dini terhadap dinamika keagamaan dan aliran kepercayaan di berbagai wilayah di Sergai. Menurutnya, kerja kolaboratif lintas lembaga menjadi fondasi penting dalam menjaga keamanan dan keharmonisan sosial.
Baca Juga:
"Pemkab Sergai mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas kinerja Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan. Semoga kegiatan ini membantu kita menganalisis perkembangan terkini serta mengatasi tantangan dalam pengawasan aliran keagamaan sebagai wujud komitmen menjaga harmoni dan toleransi," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa tantangan global seperti radikalisme dan praktik intoleransi memerlukan pengawasan yang efektif, namun tetap berlandaskan pada perlindungan hak asasi manusia. Menurutnya, setiap individu berhak menjalankan keyakinan dan agamanya secara bebas, dan negara berkewajiban memastikan hak tersebut tidak dilanggar.
Baca Juga:
"Kita memahami bahwa keberagaman adalah kekayaan. Pemkab Sergai akan terus bekerja untuk mewujudkan masyarakat Sergai Mantab: maju, tangguh, dan berkelanjutan," lanjutnya.
Di kesempatan serupa, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sergai Amriyata, SH, MH, selaku Ketua PAKEM Sergai, menyampaikan bahwa Indonesia sebagai negara besar dengan keberagaman suku, budaya, agama, dan aliran kepercayaan memerlukan koordinasi dan pengawasan terpadu untuk mengantisipasi potensi gesekan antarumat beragama.
"Indonesia memiliki kekayaan budaya dan keyakinan yang sangat besar. Kondisi ini harus dikelola dengan baik agar tidak menimbulkan gesekan. Itulah mengapa Tim PAKEM menjadi instrumen penting untuk memastikan keharmonisan masyarakat," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa fungsi Tim PAKEM diatur dalam Peraturan Jaksa Agung RI Nomor 5 Tahun 2019, yang menegaskan peran Kejaksaan RI bersama TNI, Polri, Kementerian Agama, Dinas Pendidikan, Kesbangpol, dan FKUB dalam meneliti, menganalisis, dan mengevaluasi aliran kepercayaan maupun aliran keagamaan yang berkembang di masyarakat. Hal ini juga sejalan dengan poin kedelapan Visi Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, yang menekankan pentingnya penguatan toleransi dan kehidupan sosial yang harmonis.
Dalam evaluasi kinerja tahun 2025, Amriyata menyampaikan bahwa Tim PAKEM Sergai telah menerima piagam penghargaan dari Bupati Sergai atas keberhasilan dalam pelaksanaan pengawasan aliran kepercayaan dan keagamaan. Selain itu, kegiatan monitoring di Kecamatan Tebing Syahbandar dan Kecamatan Sei Rampah menunjukkan bahwa sejumlah desa berada dalam kondisi aman dan kondusif. Dukungan dari tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen daerah disebut menjadi faktor kunci keberhasilan tersebut.
Ia berharap pada 2026 Tim PAKEM semakin proaktif dalam mendeteksi dini potensi munculnya aliran kepercayaan atau paham keagamaan yang dapat memicu konflik antarkelompok.
Kajari menutup sambutannya dengan berharap agar rapat kerja ini memperkuat koordinasi dan menjadi instrumen penting dalam menjaga ketenteraman serta memastikan perlindungan bagi masyarakat dalam menjalankan keyakinan masing-masing.(lam)
"Semoga rapat ini memberikan manfaat bagi penguatan kerukunan, perlindungan hak beragama, dan ketenteraman sosial masyarakat Kabupaten Sergai," tandasnya.
Hadir dalam kegiatan ini unsur Forkopimda Kabupaten Sergai dan yang mewakili, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Drs. Akmal, AP, M.Si, Kaban Kesbangpol Sergai Drs. Zulfikar, para Camat, dan perwakilan OPD terkait. (MCS/lam)
Pelaku Curat dan Penadah Sepeda Motor Curian Diringkus Unit Reskrim Polsek Teluk Nibung.
Kriminal 2 jam lalu
Abaikan Standar K3, Pembongkaran Reklame oleh Satpol PP Medan Menuai Kecaman Keras.
Medan 2 jam lalu
Biawak terjepit di sok breker dan roda depan sepeda motor yang ditunggangi emakemak.
Peristiwa 3 jam lalu
POSMETROMEDAN, Galang Di tengah berbagai tantangan kehidupan saat ini, tidak semua masyarakat berada dalam kondisi yang sama. Masih banyak
Sumut 3 jam lalu
Dua Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di Sumatera Utara resmi dicopot dari jabatannya setelah sempat diperiksa oleh Kejaksaan Agung.
Peristiwa 3 jam lalu
Kelurahan Sukamaju Raih Juara Umum MTQ ke59 Kecamatan Medan Johor.
Medan 3 jam lalu
Kelurahan Pulo Brayan Darat II Rebut Kembali Juara Umum MTQ ke59 Kecamatan Medan Timur.
Medan 3 jam lalu
Sebuah pesawat milik PT Smart Air Aviation menjadi sasaran penembakan di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026)
Inter-Nasional 4 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Warga Jalan Bilal Komplek Prima No B9, Kelurahan Pulo Brayan Darat I, Kecamatan Medan Timur, Selasa (10/2/2026) pag
Peristiwa 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Bapenda Sumut (Badan Pendapatan Daerah Sumatera Utara) tahun 2025 membukukan pendapatan sebesar Rp5.062.093.148.068.
Sumut 4 jam lalu