Kamis, 14 Mei 2026

Perkuat Tata Kelola, Bupati Sergai Dorong Pola Pikir Berbasis Kinerja

Salamuddin Tandang - Rabu, 04 Februari 2026 16:38 WIB
Perkuat Tata Kelola, Bupati Sergai Dorong Pola Pikir Berbasis Kinerja
Ist
Bupati Sergai menyampaikan bahwa SAKIP memiliki peran penting dalam memastikan setiap program dan kegiatan pemerintah daerah benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

POSMETRO MEDAN,Sei Rampah -Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya, menegaskan bahwa implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan instrumen strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan berorientasi hasil.

Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya saat membuka Rapat Implementasi SAKIP di lingkungan Pemkab Sergai yang digelar di Aula Sultan Serdang, Sei Rampah, Rabu (4/2/2026). Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sergai Suwanto Nasution, S.Pd, MM, para asisten dan staf ahli bupati, kepala OPD, serta pejabat perencanaan se-Kabupaten Sergai.

Bupati Sergai menyampaikan bahwa SAKIP memiliki peran penting dalam memastikan setiap program dan kegiatan pemerintah daerah benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, perencanaan dan penganggaran harus selaras dengan tujuan dan sasaran pembangunan daerah, disertai indikator kinerja yang terukur, relevan, serta didukung monitoring dan evaluasi berkelanjutan.

Baca Juga:

"SAKIP harus dipandang sebagai alat bantu manajemen untuk meningkatkan kinerja perangkat daerah dan kualitas pelayanan publik, bukan sebagai beban," ujar Bupati yang akrab disapa Bang Wiwik ini.

Ia menambahkan, tahun 2026 merupakan tahun kedua pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dengan visi penguatan transformasi fondasi pembangunan menuju Sergai yang Mantab: maju, tangguh, dan berkelanjutan. Dalam konteks tersebut, SAKIP menjadi penopang utama untuk memastikan seluruh kebijakan berjalan efektif dan berdampak.

Baca Juga:

"Keberhasilan implementasi SAKIP sangat bergantung pada komitmen pimpinan, sinergi antarperangkat daerah, serta perubahan pola pikir dari bekerja berdasarkan rutinitas menuju bekerja berbasis kinerja dan hasil. Setiap rupiah anggaran harus dapat dijelaskan kontribusinya terhadap pencapaian tujuan pembangunan daerah," terangnya lebih lanjut.

Masih lanjut Bang Wiwik, berdasarkan Laporan Hasil Evaluasi SAKIP Tahun 2024, Pemkab Sergai meraih predikat BB dengan nilai 70,04. Capaian tersebut menunjukkan penerapan manajemen kinerja sektor publik yang baik, meski masih memerlukan perbaikan agar nilai SAKIP dapat ditingkatkan atau minimal dipertahankan.

"Dengan komitmen, peningkatan kapasitas, dan profesionalisme aparatur, kita dorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat," tandasnya. (Media Center Sergai)

Tags
beritaTerkait
Diduga Jual Nama APH, Sosok Berinisial "Mbeng" Kuasai Proyek Meubelair Puluhan Miliar di Disdik Sumut
Rumah Zakat  Salurkan Kado Lebaran Yatim untuk 15 Siswa SMP Al Washliyah 8 Medan
Rico Waas Buka Peluang Kolaborasi Global, UNDP Siap Dukung Pengelolaan Sampah Dan Digitalisasi
Rico Waas Ajak Australia Investasi dan Perkuat Kerja Sama Pendidikan
Ketua DPD Partai Hanura Sumut Tekankan Pentingnya Peran Media Untuk Pembangunan
Kodim 0204/DS Gerebek Sarang Judi dan Narkoba di Kutalimbaru, 2 Pengedar 4 Pembeli Dan Barang Bukti Narkoba Diamankan
komentar
beritaTerbaru