Awalnya Ditangkap Warga Kasus Penggelapan Motor, Pria di Perbaungan Malah Ketangkul Kantongi Sabu
Awalnya Ditangkap Warga Kasus Penggelapan Motor, Pria di Perbaungan Malah Kedapatan Kantongi Sabu
Sumut 43 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Sei Rampah -Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya, menegaskan bahwa implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan instrumen strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan berorientasi hasil.
Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya saat membuka Rapat Implementasi SAKIP di lingkungan Pemkab Sergai yang digelar di Aula Sultan Serdang, Sei Rampah, Rabu (4/2/2026). Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sergai Suwanto Nasution, S.Pd, MM, para asisten dan staf ahli bupati, kepala OPD, serta pejabat perencanaan se-Kabupaten Sergai.
Bupati Sergai menyampaikan bahwa SAKIP memiliki peran penting dalam memastikan setiap program dan kegiatan pemerintah daerah benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, perencanaan dan penganggaran harus selaras dengan tujuan dan sasaran pembangunan daerah, disertai indikator kinerja yang terukur, relevan, serta didukung monitoring dan evaluasi berkelanjutan.
Baca Juga:
"SAKIP harus dipandang sebagai alat bantu manajemen untuk meningkatkan kinerja perangkat daerah dan kualitas pelayanan publik, bukan sebagai beban," ujar Bupati yang akrab disapa Bang Wiwik ini.
Ia menambahkan, tahun 2026 merupakan tahun kedua pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dengan visi penguatan transformasi fondasi pembangunan menuju Sergai yang Mantab: maju, tangguh, dan berkelanjutan. Dalam konteks tersebut, SAKIP menjadi penopang utama untuk memastikan seluruh kebijakan berjalan efektif dan berdampak.
Baca Juga:
"Keberhasilan implementasi SAKIP sangat bergantung pada komitmen pimpinan, sinergi antarperangkat daerah, serta perubahan pola pikir dari bekerja berdasarkan rutinitas menuju bekerja berbasis kinerja dan hasil. Setiap rupiah anggaran harus dapat dijelaskan kontribusinya terhadap pencapaian tujuan pembangunan daerah," terangnya lebih lanjut.
Masih lanjut Bang Wiwik, berdasarkan Laporan Hasil Evaluasi SAKIP Tahun 2024, Pemkab Sergai meraih predikat BB dengan nilai 70,04. Capaian tersebut menunjukkan penerapan manajemen kinerja sektor publik yang baik, meski masih memerlukan perbaikan agar nilai SAKIP dapat ditingkatkan atau minimal dipertahankan.
"Dengan komitmen, peningkatan kapasitas, dan profesionalisme aparatur, kita dorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat," tandasnya. (Media Center Sergai)
Awalnya Ditangkap Warga Kasus Penggelapan Motor, Pria di Perbaungan Malah Kedapatan Kantongi Sabu
Sumut 43 menit lalu
Mengenal Kombes Pol Alfonso Doly Gelbert Sinaga, Kabidpropam Polda Bali.
Profil satu jam lalu
Polres Tapanuli Tengah Ringkus 2 Pengedar Sabu di Sorkam Barat, 12,50 Gram Barang Bukti Disita
Peristiwa satu jam lalu
Atas Nama Wali Kota Wesly, Sekda Junaedi Lantik 116 Pejabat Administrasi dan Fungsional Pemko Pematangsiantar
Sumut 2 jam lalu
Polres Pematangsiantar Serahkan Jagung 5,6 Ton ke Bulog, Dukung Program Ketahanan Pangan.
Bisnis 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Batubara Rumah Zakat menyalurkan bantuan kewirausahaan berupa modal usaha kepada delapan pedagang jajanan sekolah di Desa S
Sumut 4 jam lalu
Mobil PLN Hantam Tiang Listrik di Jalan Suprapto, Bagian Depan Hancur.
Medan 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan. Dua siswa MAN 1 Medan, Rafa Ruzain Ahmad dan Nazla Shakira Siregar, mendapat kesempatan untuk mengikuti Program Pertu
Medan 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Prestasi membanggakan kembali diraih Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Medan di tingkat nasional melalui inovasi di b
Inter-Nasional 8 jam lalu
Posmetro Medan, Karo Kasus pencurian disertai kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi dan Bisnis (IT&B) Kabanjahe, Aspri
Peristiwa 11 jam lalu