Minggu, 29 Maret 2026

Oknum Anggota BPBD Diduga Lecehkan Profesi Jurnalis di Medsos , Kalaksa Minta Maaf

Evi Tanjung - Kamis, 04 Desember 2025 19:01 WIB
Oknum Anggota BPBD Diduga Lecehkan Profesi Jurnalis di Medsos , Kalaksa Minta Maaf
Ist
Kepala BPBD Binjai Terkait Postingan Anggotanya yang tendesius terhadap akun wartawan

POSMETRO MEDAN , Binjai - Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota Binjai Rudi Iskandar Baroes, meminta maaf terkait postingan anggotanya di media sosial, Kamis (04/12/2026)

"Saya selaku pimpinan, atas nama BPBD meminta maaf kepada rekan-rekan wartawan atas postingan anggota saya di media sosial yang sekiranya sudah menyinggung," tegas Rudi Baroes.

Disinggung soal kebijaksanaan, Rudi menyebut akan memanggil dan menindak anggotanya terkait postingan tersebut.

Baca Juga:

"Mungkin anggota merasa tersinggung, karena memang lelah menghadapi banjir. Tidak ada saya arahkan, bisa saja memang spontanitas," kata Rudi Baroes.

Sebelumnya, salah seorang jurnalis di Kota Binjai sedang mengabarkan situasi darurat banjir pada 2 Desember 2025 dini hari yang mana kenaikan debit air.

Baca Juga:

"Saya saat itu melakukan live di media sosial saya tentang naiknya debit air, faktanya di lapangan memang pada saat itu tidak ada satu pun petugas BPBD," terang Ahmad Fauzi Pardede.

Namun Fauzi menambahkan, setelah postingan live tersebut berselang setengah jam, diduga oknum anggota BPBD berinisial MAT malah membuat postingan tidak mengenakkan dengan secreenshoot akun Chanel Tercun II.

"Ini anak mungkin pake akun fake Mau terkenal ku rasa. Kita kerja 1x 24 terus bergilir ke piket berikut nya liat postingan kyk gini kok dongkol ya, Tau kelen siapa pemilik akun nya ini?. Begitu tulisnya di kanal Facebook akun MAT," ucap Fauzi.

Mirisnya, lanjut Fauzi, pada kolom komentar terdapat akun berinisial RF yang diduga oknum anggota BPBD menyebutkan, kasi limpol dulu pak Ali dengan emotikon ketawa haus mungkin banyakan ngarang cerita.

" Kalo soal capek , saya juga capek tapi saya tetap berusaha memberi informasi dengan tujuan baik , ini malah ada pulak yang komen kasi aja 50 mungkin haus kebanyakan ngarang ," ungkap Fauzi.

Tags
beritaTerkait
Pemerintah Batasi Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Apa Alasan dan Kapan Berlaku?
Pemerintah Terbitkan Peraturan Batas Usia Anak untuk Akses TikTok, Hingga Roblox
Pj Kades Sei Sakat Dilabrak Pegiat Sosial Klaim BD Narkoba “Balwan” Sudah Angkat Kaki Dinilai Omong Kosong
Polrestabes Medan Bongkar Sindikat Penjualan Bayi via Medsos, Begini Kronologi Jualnya
Ngoceh di Medsos, Warga Barus Dikeroyok Sekelompok Orang
Rame di Medsos! Foto KSAD Maruli Tunduk ke Teddy, Bachrum Achmadi: Cuma Satu Kata, Menyedihkan!
komentar
beritaTerbaru