Kamis, 12 Februari 2026

Pertamina EP Pangkalan Susu Dorong Konservasi Mangrove Lewat Pelatihan Silvofishery

Jafar Sidik - Jumat, 05 Desember 2025 23:17 WIB
Pertamina EP Pangkalan Susu Dorong Konservasi Mangrove Lewat Pelatihan Silvofishery
Pertamina EP Pangkalan Susu Field menggelar pelatihan Silvofishery untuk Kelompok Tani Hutan (KTH) Penghijauan Maju Bersama di Dusun X Paluh Baru, Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat.(ist)

POSMETRO MEDAN-Pertamina EP Pangkalan Susu, bagian dari Pertamina Hulu Rokan (PHR), menggelar pelatihan Silvofishery bagi Kelompok Tani Hutan (KTH) Penghijauan Maju Bersama di Dusun X Paluh Baru, Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, awal November 2025.

Kegiatan ini diikuti 20 anggota KTH dan bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menjaga kelestarian ekosistem mangrove sekaligus mengembangkan budidaya perikanan berkelanjutan melalui sistem silvofishery.

Ketua KTH Penghijauan Maju Bersama, Kasto Wahyudi, menyampaikan apresiasinya kepada Pertamina EP Pangkalan Susu atas dukungan dan pendampingan yang konsisten.

Baca Juga:

"Pelatihan ini membuka wawasan kami tentang pengelolaan silvofishery. Dengan bimbingan dari Pertamina, kami berharap program ekowisata mangrove dapat berkembang pesat dan membawa kesejahteraan bagi anggota kelompok serta masyarakat sekitar," ujarnya.

Pelatihan dibuka oleh Pjs. Field Manager Pangkalan Susu Field Aris Widodo, dengan menghadirkan dua narasumber, yaitu Dr. Oding Affandi, S.Hut., MP dari Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) dan Fridolin Hutabarat selaku Penyuluh Kehutanan Ahli Muda dari Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) I Stabat, Langkat, Sumatera Utara.

Baca Juga:

Sementara itu, Manager Community Involvement and Development (CID) PHR Regional 1 Sumatra Iwan Ridwan Faizal mengatakan ekosistem mangrove memiliki peran penting sebagai kawasan peralihan antara darat dan laut.

Karena itu, diperlukan edukasi yang mendorong masyarakat untuk menjaga dan memulihkan ekosistem tersebut tanpa mengorbankan kesejahteraan ekonomi.

"Sistem silvofishery menjadi solusi yang memadukan kegiatan budidaya ikan atau udang dengan rehabilitasi ekosistem mangrove di area tambak," ujar Iwan.

Tags
beritaTerkait
Pelanggaran Turun 56,7 Persen, Edukasi dan Pengawasan Semakin Masif
Brimob Polda Sumut Pastikan Keamanan Pembangunan Hunian bagi Korban Banjir dan Longsor Sipirok
Komisaris–Direksi Kompak Jalankan Transformasi, Bank Sumut Bidik Kinerja Lebih Kompetitif
Brimob dan Warga Dirikan Hunian Tetap Korban Banjir di Tolang Julu
Polda Sumut Gagalkan Peredaran 20 Kg Ganja Asal Aceh, 3 Pelaku Diamankan di Setia Budi Medan
Rico Waas Terima Kunjungan Reses DPRD Sumut, Bahas Soal Infrastruktur Hingga Banjir
komentar
beritaTerbaru