Lenggong Siap Jadi Tuan Rumah Penutupan Geofest 2026 di Ipoh
Lenggong siap menjadi tuan rumah pada penutupan Geofest 2026 di Ipoh.
Inter-Nasional 25 detik lalu
POSMETRO MEDAN,Tapanuli Tengah – Di tengah kondisi darurat akibat banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Tapanuli Tengah, muncul sosok yang menjadi perhatian publik. Dia adalah Ibu Marlina Wiguna Lumban Tobing, seorang Bhayangkari yang viral di media sosial setelah videonya diunggah akun @unlockIndonesia dan menyentuh hati jutaan warganet.
Bukan tanpa alasan, dalam video tersebut Ibu Marlina digambarkan sebagai sosok yang berada di balik langkah besar pengiriman bantuan logistik melalui udara menggunakan helikopter TNI AU untuk warga Desa Bonandolok, Kecamatan Sitahuis, yang hingga kini masih terisolir akibat akses darat terputus total.
Dalam situasi sulit itu, Ibu Marlina memilih tidak hanya berduka. Ia justru turun langsung menjadi bagian dari tim penerbangan bantuan pada helikopter TNI AU H-3217. Berbekal pengetahuannya sebagai warga asli desa, ia menjadi penunjuk arah bagi pilot, menunjukkan titik aman pendaratan di tengah wilayah yang dikepung longsor dan medan sulit.
Baca Juga:
Hingga akhirnya, helikopter berhasil mendarat di sebuah area terbuka yang selama ini menjadi satu-satunya lokasi paling aman untuk distribusi bantuan bagi ribuan warga yang menunggu.
Saat helikopter mendarat dan bantuan mulai diturunkan, suasana haru tidak bisa dibendung. Ibu Marlina bertemu keluarganya, namun hanya dalam hitungan detik. Pelukan singkat itu menjadi momen yang direkam dan viral, menggambarkan penderitaan warga terdampak bencana, sekaligus tekad kuat seorang perempuan yang tetap memprioritaskan keselamatan orang banyak.
Baca Juga:
Usai memastikan bantuan diterima, ia kembali mengikuti penerbangan kembali menuju Bandara F. Lumban Tobing Sibolga untuk melanjutkan tugas koordinasi logistik berikutnya.
Kisah di balik kemunculannya tak kalah mengharukan. Sebelum tim bantuan tiba, Ibu Marlina berjalan kaki dari desanya menembus jalur hutan menuju Kota Pandan untuk menyampaikan kondisi desanya yang terisolir akibat material banjir bandang dan longsor.
Tangisannya terekam dalam penerbangan, bukan karena ketakutan, tetapi karena ia membawa harapan seluruh warga, termasuk keluarganya yang masih berada di desa.
Saat dikonfirmasi, Ibu Marlina hanya menyampaikan dengan penuh kesederhanaan bahwa dirinya adalah seorang ibu Bhayangkari dari personel Polres Tapanuli Tengah. Ia menyebut bahwa seluruh desa di Kecamatan Sitahuis masih dalam kondisi terisolir dan sangat membutuhkan bantuan logistik serta layanan kesehatan.
Dirinya berharap proses distribusi melalui udara terus berlanjut hingga akses darat dapat pulih.
Lenggong siap menjadi tuan rumah pada penutupan Geofest 2026 di Ipoh.
Inter-Nasional 25 detik lalu
Waka Polres Simalungun memimpin secara langsung pengamanan sinode besar 2026 Gereja Pentakosta tahun 2026.
Berita 10 menit lalu
Satpol PP Pematangsiantar mengadakan Patroli Rutin untuk membantu polisi menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat.
Sumut 23 menit lalu
Jejak Toba Ash di Lenggong menjadi Penghubung Geopark IndonesiaMalaysia
Inter-Nasional 31 menit lalu
Pesta Emas PRSU 2026 Bupati Taput siap mengoptimalkan paviliun daerah untuk mendongkrak perekonomi rakyat.
Bisnis 37 menit lalu
Syah Afandin yang ditangkap KPK, Tiorita Surbakti, Wakil Bupati Langkat berpotensi menjabat sebagai Pj.
Profil 55 menit lalu
Pria asal Mandailing Natal (Madina) menjadi kurir ganja 56 Kg yang dituntut penjara seumur hidup di PN Medan. Duh!
Peristiwa satu jam lalu
Wesly Silalahi memimpin penampilan pesona budaya Simalungun dan ragam etnis di Karnaval Budaya Nusantara Rakernas XVIII APEKSI
Sumut satu jam lalu
Pemerintah Kota Gunungsitoli memperkuat kolaborasi nasional lewat Rakernas XVIII APEKSI 2026.
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Semangat sportivitas, disiplin, dan jiwa ksatria mewarnai pembukaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) INKANAS Sumatera Utara
Sport 2 jam lalu