Melihat dari Dekat Sosok Brigjen Rony Samtama Tarigan yang Menjadi Kapolda Sumsel
Brigjen (Pol) Rony Samtama Tarigan dipercaya menjadi Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel).
Profil 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan -- Hujan deras yang mengguyur Kota Medan sejak siang tak mampu menghentikan langkah ratusan massa aksi dari Horas Bangsa Batak (HBB) yang menggelar demonstrasi di depan Kantor DPRD Sumatera Utara, Jumat (12/12/2025). Dengan jas hujan sederhana, payung seadanya, hingga hanya bermodalkan semangat, para peserta aksi terlihat tetap bertahan dan terus menyuarakan tuntutan agar pemerintah pusat menetapkan Sumatera Utara sebagai wilayah berstatus bencana nasional.
Massa aksi mulai berkumpul menjelang siang. Meski hujan turun tanpa jeda, iringan tabuhan gendang, pengeras suara, serta teriakan yel-yel membuat suasana aksi tetap hidup. Barisan peserta membawa berbagai spanduk berisi desakan percepatan penanganan bencana, kritik terhadap pemerintah, hingga tuntutan evaluasi menteri yang dianggap tidak mampu mengelola situasi darurat.
Ketua Umum Horas Bangsa Batak, Lamsiang Sitompul, tampil sebagai salah satu orator utama. Dalam seruannya, ia menekankan bahwa kondisi bencana di Sumatera Utara sudah berada pada level kritis dan membutuhkan intervensi langsung dari pemerintah pusat.
Baca Juga:
"Sumatera Utara membutuhkan perhatian serius. Bukan hanya bantuan biasa, tapi status bencana nasional agar seluruh kekuatan pemerintah pusat turun langsung. Ini menyangkut nyawa masyarakat," tegas Lamsiang.
Aktivis lainnya, Johan Merdeka, juga menyampaikan kritik keras terhadap sejumlah pejabat pusat. Ia menilai beberapa menteri tidak menunjukkan kapasitas memadai dalam merespons situasi bencana yang terjadi secara beruntun.
"Evaluasi menteri yang tidak berkompeten di bidangnya harus dilakukan segera. Kami menyebut beberapa nama seperti Bahlil, Erick Thohir, termasuk Menteri Sosial, agar pemerintah pusat melakukan peninjauan kembali terhadap kinerja mereka," ujar Johan dalam orasinya.
.jpg)
Wartawan Posmetro Medan Adam Sitompul serius mendengarkan perbincangan dua perwira polisi yang mengawal aksi di DPRD Sumut.
Massa juga menuntut DPRD Sumatera Utara untuk tidak tinggal diam. Mereka meminta lembaga legislatif tersebut segera menyusun dan mengirimkan rekomendasi resmi kepada pimpinan partai serta pemerintah pusat untuk menetapkan status bencana nasional di Sumut. Menurut peserta aksi, langkah itu penting agar penanganan bencana lebih cepat, terkoordinasi, dan tidak terhambat birokrasi daerah.
Aksi berlangsung dengan kawalan aparat kepolisian yang memastikan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas. Kendati diguyur hujan lebat, massa tetap bertahan hingga sore hari dan menegaskan bahwa perjuangan mereka akan terus berlanjut bila pemerintah tidak segera merespons tuntutan tersebut.
Sampai aksi berakhir, para peserta tetap menjaga ketertiban dan menegaskan bahwa gerakan mereka murni untuk memperjuangkan keselamatan masyarakat Sumatera Utara yang terdampak bencana.(Rez/Dam)
Brigjen (Pol) Rony Samtama Tarigan dipercaya menjadi Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel).
Profil 6 jam lalu
Pemko Sibolga Kembali Gelar CFD, Hadirkan Ruang Sehat dan Kreatif bagi Masyarakat.
Sumut 7 jam lalu
Brigjen Pol Hendra Kurniawan Jabat Kapolda Banten
Profil 8 jam lalu
Wakapolres Sibolga Hadiri Peringatan HUT ke81 TNI tahun 2026.
Sumut 8 jam lalu
Posmetro Medan , Binjai Kawanan begal kembali beraksi dan semakin nekat di wilayah hukum Polres Binjai . Kali ini seorang pelajar pria di
Peristiwa 9 jam lalu
Digerebek Bareng Janda, Seorang Kades Kena Sanksi Adat.
Peristiwa 9 jam lalu
KAPOLRI YANG BARU TUNJUK IRJEN SUWONDO NAINGGOLAN JADI KAPOLDA MALUKU
Profil 10 jam lalu
IRT di Tapung Hulu Diamankan, Dua Paket Sabu Diduga Ditemukan di Dekat Rumah.
Peristiwa 10 jam lalu
Polres Tapteng Bekuk Pelaku Pembobolan Sekolah di Tapian Nauli, 5 Unit Chromebook Disita.
Peristiwa 11 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Kepedulian terhadap masyarakat terus diwujudkan jajaran Kecamatan Medan Baru melalui kegiatan Tali Asih yang dilak
Medan 17 jam lalu