Jaga Orangutan, Harangan Tapanuli dan Ekonomi Masyarakat, Pemkab Taput Tegaskan Komitmen Konservasi Berkelanjutan
Jaga Orangutan, Harangan Tapanuli dan Ekonomi Masyarakat, Pemkab Taput Tegaskan Komitmen Konservasi Berkelanjutan
Sumut 24 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan -- Hujan deras yang mengguyur Kota Medan sejak siang tak mampu menghentikan langkah ratusan massa aksi dari Horas Bangsa Batak (HBB) yang menggelar demonstrasi di depan Kantor DPRD Sumatera Utara, Jumat (12/12/2025). Dengan jas hujan sederhana, payung seadanya, hingga hanya bermodalkan semangat, para peserta aksi terlihat tetap bertahan dan terus menyuarakan tuntutan agar pemerintah pusat menetapkan Sumatera Utara sebagai wilayah berstatus bencana nasional.
Massa aksi mulai berkumpul menjelang siang. Meski hujan turun tanpa jeda, iringan tabuhan gendang, pengeras suara, serta teriakan yel-yel membuat suasana aksi tetap hidup. Barisan peserta membawa berbagai spanduk berisi desakan percepatan penanganan bencana, kritik terhadap pemerintah, hingga tuntutan evaluasi menteri yang dianggap tidak mampu mengelola situasi darurat.
Ketua Umum Horas Bangsa Batak, Lamsiang Sitompul, tampil sebagai salah satu orator utama. Dalam seruannya, ia menekankan bahwa kondisi bencana di Sumatera Utara sudah berada pada level kritis dan membutuhkan intervensi langsung dari pemerintah pusat.
Baca Juga:
"Sumatera Utara membutuhkan perhatian serius. Bukan hanya bantuan biasa, tapi status bencana nasional agar seluruh kekuatan pemerintah pusat turun langsung. Ini menyangkut nyawa masyarakat," tegas Lamsiang.
Aktivis lainnya, Johan Merdeka, juga menyampaikan kritik keras terhadap sejumlah pejabat pusat. Ia menilai beberapa menteri tidak menunjukkan kapasitas memadai dalam merespons situasi bencana yang terjadi secara beruntun.
"Evaluasi menteri yang tidak berkompeten di bidangnya harus dilakukan segera. Kami menyebut beberapa nama seperti Bahlil, Erick Thohir, termasuk Menteri Sosial, agar pemerintah pusat melakukan peninjauan kembali terhadap kinerja mereka," ujar Johan dalam orasinya.
.jpg)
Wartawan Posmetro Medan Adam Sitompul serius mendengarkan perbincangan dua perwira polisi yang mengawal aksi di DPRD Sumut.
Massa juga menuntut DPRD Sumatera Utara untuk tidak tinggal diam. Mereka meminta lembaga legislatif tersebut segera menyusun dan mengirimkan rekomendasi resmi kepada pimpinan partai serta pemerintah pusat untuk menetapkan status bencana nasional di Sumut. Menurut peserta aksi, langkah itu penting agar penanganan bencana lebih cepat, terkoordinasi, dan tidak terhambat birokrasi daerah.
Jaga Orangutan, Harangan Tapanuli dan Ekonomi Masyarakat, Pemkab Taput Tegaskan Komitmen Konservasi Berkelanjutan
Sumut 24 menit lalu
Keluarga Tahanan Kasus Judi Online di Rutan Tanjung Gusta Tuntut Kejelasan Penyebab Kematian
Medan 35 menit lalu
Kades Nagasaribu II Diduga Pakai Dana Desa Rp2 Miliar untuk Judi, Kerugian Negara Rp325 Juta.
Sumut 50 menit lalu
POSMETRO MEDANKomitmen perubahan nyata ditunjukkan kepemimpinan baru di SMA Negeri 21 Medan. Di bawah komando Teti Dian Sari, S.Pd., M.Pd.,
Sumut 54 menit lalu
Karutan Kelas I Medan, Andi Surya Kami Tidak Alergi Pemberitaan demi Perbaikan, Tapi Jangan Fitnah!
Medan 56 menit lalu
Praperadilan Febrie Dimulai, Gugat PolriKejagung, Hakim Tegaskan Independensi.
Peristiwa 58 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Pancur Batu Batak United keluar sebagai juara turnamen Sepak Bola Piala Bergilir Ketua DPD Pemuda Karya Nasional (PKN)
Sport satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Percut Sei Tuan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mendukung pelestarian permainan tradisional sebagai bagian dari upaya
Sumut satu jam lalu
SYUKUR NIKMAT DI USIA 72 TAHUN MENENGOK KEMBALI SUKA DUKA MENJADI WARTAWAN
Profil 2 jam lalu
Kapolda Sumut Cek Langsung Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Warga Samosir.
Sumut 2 jam lalu