Rabu, 11 Februari 2026

Pemkab Sergai Peringati Hari Bela Negara ke-77, Teguhkan Komitmen Jaga Keutuhan NKRI

Salamudin Tandang - Jumat, 19 Desember 2025 14:02 WIB
Pemkab Sergai Peringati Hari Bela Negara ke-77, Teguhkan Komitmen Jaga Keutuhan NKRI
Wabup Sergai H Adlin Tambunan pimpin upacara peringatan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025.

POSMETRO MEDAN,Sei Rampah - Jajaran Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) bersama unsur Forkopimda, Jumat (19/12/2025) melaksanakan upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025 yang digelar di Halaman Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah.

Bertindak sebagai Inspektur upacara Wakil Bupati (Wabup) Sergai H Adlin Tambunan, Perwira Upacara Drs Zulfikar dan Chairu Vyatra bertindak sebagai Komandan Upacara.

Dalam Amanat Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto pada Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-77 yang dibacakan Wabup Sergai Adlin Tambunan menyampaikan bahwa peringatan ini merupakan momentum penting untuk meneguhkan komitmen seluruh elemen bangsa dalam menjaga keutuhan NKRI. Setiap tanggal 19 Desember, bangsa Indonesia mengenang berdirinya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukit Tinggi pada tahun 1948, sebagai bukti nyata ketangguhan semangat bela negara dalam mempertahankan eksistensi republik.

Baca Juga:

"Peringatan Hari Bela Negara Tahun 2025 mengusung tema "Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju", yang mengingatkan bahwa kemajuan bangsa hanya dapat diraih apabila seluruh rakyat memiliki kesiapsiagaan, disiplin, dan ketangguhan dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks," ujarnya.

Presiden juga menyoroti dinamika global yang penuh ketidakpastian, mulai dari rivalitas geopolitik, krisis energi, disrupsi teknologi, hingga arus informasi yang mudah dimanipulasi.

Baca Juga:

Menurut Presiden, ancaman terhadap negara saat ini tidak hanya bersifat konvensional, tetapi juga mencakup perang siber, radikalisme, serta bencana alam yang semakin sering terjadi. Oleh karena itu, semangat bela negara harus menjadi kekuatan kolektif seluruh warga Indonesia, bebernya.

Dalam momen bela Negara ini, Presiden mengajak seluruh masyarakat untuk menunjukkan kepedulian dan solidaritas terhadap saudara-saudara di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang tengah diuji oleh bencana alam. Ketiga wilayah tersebut memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan bangsa, mulai dari Aceh sebagai "Daerah Modal", Sumatera Utara dengan semangat juang Medan Area, hingga Bukit Tinggi di Sumatera Barat sebagai pusat PDRI penyelamat republik.

Lebih lanjut disampaikan bahwa tanpa keteguhan Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, sejarah bela negara Indonesia tidak akan lengkap. Persatuan dan solidaritas menjadi kekuatan terbesar bangsa dalam menghadapi setiap tantangan.

" Mari kita wujudkan cinta tanah air melalui tindakan nyata, seperti membantu sesama yang terdampak bencana, menjaga ruang digital dari hoaks, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan sesuai peran masing-masing," katanya.

Dalam upacara peringatan Hari Bela Negara juga dibacakan ikrar dan ditutup dengan seruan "Salam Bela Negara", sebagai peneguhan tekad bersama untuk mewujudkan Indonesia yang kuat, maju, dan tangguh menghadapi masa depan.

Tags
beritaTerkait
Pelanggaran Turun 56,7 Persen, Edukasi dan Pengawasan Semakin Masif
Brimob Polda Sumut Pastikan Keamanan Pembangunan Hunian bagi Korban Banjir dan Longsor Sipirok
Komisaris–Direksi Kompak Jalankan Transformasi, Bank Sumut Bidik Kinerja Lebih Kompetitif
Brimob dan Warga Dirikan Hunian Tetap Korban Banjir di Tolang Julu
Polda Sumut Gagalkan Peredaran 20 Kg Ganja Asal Aceh, 3 Pelaku Diamankan di Setia Budi Medan
Rico Waas Terima Kunjungan Reses DPRD Sumut, Bahas Soal Infrastruktur Hingga Banjir
komentar
beritaTerbaru