Mengenal dari Dekat Sosok Kombes Pol Alfonso Doly Gelbert Sinaga, Kabidpropam di Polda Bali
Mengenal Kombes Pol Alfonso Doly Gelbert Sinaga, Kabidpropam Polda Bali.
Profil 15 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Tanah Karo -Momen pengambilan rapor di sekolah selama ini kerap identik dengan kehadiran sosok ibu. Namun paradigma tersebut mulai bergeser sejak lahirnya gerakan ayah mengambil rapor (Gemar) ke sekolah. Gerakan ini menempatkan ayah sebagai figur penting dalam proses pendidikan anak, bukan hanya ayah sekedar pencari nafkah di keluarga, tetapi juga sebagai pendamping tumbuh kembang akademik dan emosional anak.
Ditengah meningkatnya kekhawatiran terhadap fenomena minimnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan, gerakan ini hadir sebagai membangun kembali peran ayah dalam berkeluarga.
Gerakan ayah mengambil rapor ke sekolah resmi diluncurkan pada Desember 2025. Peluncuran ditandai dengan surat edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor : 14 Tahun 2025 tanggal 01 Desember 2025, dengan tujuan mendorong keterlibatan aktif ayah dalam pendidikan anak seperti meningkatkan kedekatan emosional ayah dan anak, menumbuhkan rasa kepercayaan diri anak dan juga memperkuat komunikasi antara orang tua dan guru.
Kenapa gerakan ini dinilai penting ?, Gerakan ayah mengambil rapor dinilai penting karena berdasarkan penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan ayah berpengaruh signifikan terhadap prestasi akademik, stabilitas emosional juga prilaku sosial anak. Gerakan ini juga membawa pesan simbolik bahwa ayah hadir,peduli dan bertanggung jawab atas masa depan anaknya.
Selain itu gerakan ini bukan kewajiban hukum, melainkan ajakan moral yang menekankan peran ayah sebagai figur pendamping, bukan pengganti peran ibu.
Pelaksana Tugas (PLT) Dinas Pendidikan Kab.Karo, Leonar Girsang saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp perihal gerakan ayah mengambil rapor (Gemar) pukul 17.30 Wib mengatakan, " Itu lampiran dan penjelasan gerakan ini udah kukirim,hanya kalau bisa dan memungkinkan saja maka bapak/ayah yang mengambil raportnya, jadi bukan wajib dan sudah kita lakukan penjelasan ke sekolah sekolah," balas pelaksana.
Maka tibalah waktunya, Jumat (19/12) di sekolah dasar (SD) Methodist Kabanjahe, Jalan Samura menggelar gerakan ayah mengambil rapor. Dikatakan Saferius Sembiring orang tua siswa kelas 2 SD, bahwa gerakan mengambil rapor sangat positif bagi saya, karena momen ini bisa menambah kebahagiaan dan kepercayaan diri anak, katanya.
"Gerakan ayah mengambil rapor sangat positif, karena momen ini bisa menambah kebahagiaan dan kepercayaan diri" tutup Saferius Sembiring.(jpg).
Mengenal Kombes Pol Alfonso Doly Gelbert Sinaga, Kabidpropam Polda Bali.
Profil 15 menit lalu
Polres Tapanuli Tengah Ringkus 2 Pengedar Sabu di Sorkam Barat, 12,50 Gram Barang Bukti Disita
Peristiwa 30 menit lalu
Atas Nama Wali Kota Wesly, Sekda Junaedi Lantik 116 Pejabat Administrasi dan Fungsional Pemko Pematangsiantar
Sumut 45 menit lalu
Polres Pematangsiantar Serahkan Jagung 5,6 Ton ke Bulog, Dukung Program Ketahanan Pangan.
Bisnis satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Batubara Rumah Zakat menyalurkan bantuan kewirausahaan berupa modal usaha kepada delapan pedagang jajanan sekolah di Desa S
Sumut 3 jam lalu
Mobil PLN Hantam Tiang Listrik di Jalan Suprapto, Bagian Depan Hancur.
Medan 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan. Dua siswa MAN 1 Medan, Rafa Ruzain Ahmad dan Nazla Shakira Siregar, mendapat kesempatan untuk mengikuti Program Pertu
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Prestasi membanggakan kembali diraih Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Medan di tingkat nasional melalui inovasi di b
Inter-Nasional 7 jam lalu
Posmetro Medan, Karo Kasus pencurian disertai kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi dan Bisnis (IT&B) Kabanjahe, Aspri
Peristiwa 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (DPC GRIB) Jaya Kota Medan menerima bantuan logistik berupa beras dar
Medan 13 jam lalu