Diduga Mencuri 11 Alat Musik Gereja, Sopir Taksi Online di Medan 'Gol'
Sopir taksi online di Medan berinisial JST (21) mencuri 11 alat musik gereja yang totalnya mencapai Rp61 juta.
Kriminal 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,nj— Penolakan keras datang dari warga Desa Tanjung Rejo, no Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, terhadap rencana pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di wilayah mereka. Penolakan itu memuncak saat sosialisasi yang digelar pihak kecamatan beberapa hari lalu di aula Kantor Camat Percut Sei Tuan.

Baca Juga:
Dalam forum tersebut, warga secara tegas menyatakan menolak rencana Pemerintah Kabupaten Deliserdang membangun TPA di Desa Tanjung Rejo. Alasan utama penolakan adalah kekhawatiran terhadap dampak lingkungan yang serius, mengingat lokasi TPA yang direncanakan hanya berjarak beberapa ratus meter dari permukiman warga.
"Warga Desa Tanjung Rejo menolak keras rencana pembangunan TPA di desa kami. Lokasinya terlalu dekat dengan rumah warga," tegas salah seorang warga dalam pertemuan itu.
Baca Juga:
Warga juga mengungkapkan kekhawatiran akan pencemaran sumber air bersih dan lahan pertanian yang menjadi tumpuan hidup masyarakat setempat.
"Saya khawatir akan terjadi pencemaran air warga, belum lagi sampah yang terbawa aliran air saat hujan. Dampaknya bisa sangat luas," ujar warga lainnya.
Namun suasana forum yang seharusnya menjadi ruang dialog justru berubah mencekam. Warga mengaku Camat Percut Sei Tuan diduga melontarkan pernyataan bernada ancaman, dengan menyebut bahwa warga yang menolak pembangunan TPA dapat dipidanakan.
Pernyataan tersebut sontak menimbulkan ketakutan dan kebingungan di tengah masyarakat. Warga merasa diintimidasi dan hak mereka untuk menyampaikan aspirasi seolah ditekan oleh aparat pemerintah.
"Apakah boleh seorang pejabat menggunakan ancaman pidana kepada warganya hanya karena menyampaikan penolakan?" kata salah satu warga dengan nada kecewa.
Sikap Camat Percut Sei Tuan ini menuai sorotan tajam. Sejumlah pihak menilai tindakan tersebut bertentangan dengan prinsip demokrasi dan hak warga negara dalam menyampaikan pendapat, terlebih dalam persoalan yang menyangkut lingkungan dan keselamatan hidup masyarakat.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Bupati Deliserdang Asriludin Tambunan belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang dikirimkan wartawan Posmetro Medan terkait polemik pembangunan TPA di Desa Tanjung Rejo.
Jika dugaan ancaman terhadap warga ini terbukti, publik mendesak Bupati Deliserdang untuk segera mengambil tindakan tegas, termasuk memberikan sanksi dan mencopot Camat Percut Sei Tuan dari jabatannya.
Kasus ini menjadi ujian serius bagi komitmen Pemerintah Kabupaten Deliserdang dalam menjunjung tinggi hak warga, transparansi kebijakan, serta tata kelola pemerintahan yang berkeadilan.(Rez)
Sopir taksi online di Medan berinisial JST (21) mencuri 11 alat musik gereja yang totalnya mencapai Rp61 juta.
Kriminal 2 jam lalu
Sinergi Polsek Bosar Maligas Dan Jahtanras Polres Simalungun Berbuah Manis Pencuri Ternak Lembu Yang Beraksi Dua Kali Berhasil Diringkus.
Peristiwa 3 jam lalu
LIPPSU Pemberitaan Ketua KORMI Sumut Dipanggil Polda Hoaks!
Sumut 3 jam lalu
260 Siswa di Berastagi Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Orang Tua Minta Program Dihentikan Sementara.
Peristiwa 3 jam lalu
Puan Maharani Berjanji tak Ada Lagi Joget di DPR RI.
Inter-Nasional 4 jam lalu
Perkuat Sistem Merit, Pemkab Karo Ekspose Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat.
Berita 5 jam lalu
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Haul ke25 Allahuyarham Syekh H Mustafa BS Rokan.
Sumut 5 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Jajaran Kecamatan Medan Baru bersama Koramil 05 Medan Baru dan Polsek Medan Baru membagikan Bendera Merah Putih kepad
Medan 5 jam lalu
BANPT Tetapkan UDA Tak Memenuhi Syarat Peringkat Akreditasi, Ini Pesan LLDikti Wilayah I ke Mahasiswa.
Medan 5 jam lalu
Posmetro Medan, Karo Pelaksanaan vaksinasi bagi siswa SD Negeri 047164 Seberaya, Kabupaten Karo, menuai tanda tanya. Pasalnya, Dinas Pendi
Peristiwa 5 jam lalu