Kanwil Kemenag Sumut Gelar Doa Lintas Agama, Teguhkan Semangat Persatuan dan Kepedulian
POSMETRO MEDAN, Medan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara menggelar Doa Lintas Agama sekaligus Resepsi Hari Ulang Tah
Berita 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Deliserdang — Polemik kepemimpinan Kepala Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, kian memanas.
Sorotan publik tidak hanya datang dari warga setempat, tetapi juga mengemuka di ruang digital setelah muncul ulasan keras di Google Review yang mempertanyakan lonjakan harta kekayaan sang kepala desa.
Dalam ulasan yang diunggah akun bernama Mas Bambang, disebutkan bahwa kepala desa diduga memiliki mobil baru dan rumah yang dinilai mewah.
Baca Juga:
Ulasan tersebut juga menuding buruknya arah pembangunan Desa Tembung sejak yang bersangkutan menjabat sebagai kepala desa. Cuitan ini kemudian menjadi bahan perbincangan luas dan memicu kecurigaan publik.
Tokoh masyarakat Sumatera Utara, Drs. Safwan Khayat, menilai persoalan ini tidak bisa dipandang sebagai isu sepele atau sekadar opini warganet. Menurutnya, sorotan tersebut merupakan sinyal awal yang seharusnya segera direspons aparat penegak hukum.
Baca Juga:
"Ketika seorang kepala desa disorot soal dugaan peningkatan harta kekayaan yang signifikan selama menjabat, dan dibarengi keluhan masyarakat, maka ini patut dicurigai. Ini sudah cukup menjadi pintu masuk bagi Kejari Deli Serdang untuk melakukan penyelidikan," tegas Safwan.
Safwan menekankan bahwa dugaan tersebut tidak berdiri sendiri. Ia menyebut terdapat rangkaian persoalan yang selama ini terus dikeluhkan warga Desa Tembung, mulai dari dugaan pungutan liar (pungli) dalam urusan pajak, hingga keberadaan tower telekomunikasi yang berdiri di dalam area lapangan desa.

Keberadaan tower tersebut menimbulkan tanda tanya besar di masyarakat. Hingga kini, belum pernah dijelaskan secara terbuka siapa pihak yang menerima uang kompensasi atau sewa atas berdirinya tower tersebut, serta apakah proses perizinannya dilakukan secara sah dan transparan.
"Pertanyaannya sederhana: uang tower itu masuk ke mana? Apakah ke kas desa atau ke kantong pribadi? Kalau ini tidak dibuka secara terang, maka wajar masyarakat curiga," ujar Safwan.
Warga Desa Tembung yang ditemui Posmetro Medan mengaku keresahan mereka sudah berlangsung lama. Namun, mereka memilih bungkam karena khawatir mendapat tekanan. Beberapa di antaranya berharap aparat penegak hukum berani masuk dan mengaudit seluruh kebijakan serta pengelolaan aset desa.
Posmetro Medan mencatat, jika dugaan ini benar, maka persoalan Desa Tembung bukan hanya soal etika kepemimpinan, tetapi berpotensi mengarah pada penyalahgunaan wewenang dan dugaan korupsi dana desa.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Tembung, Misman Puteh belum memberikan klarifikasi. wartawan Posmetro Medan akan terus berupaya melakukan konfirmasi lanjutan serta menelusuri aliran dana, perizinan tower, dan keluhan pungli yang selama ini menjadi bisik-bisik di tengah masyarakat.(REZ)
POSMETRO MEDAN, Medan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara menggelar Doa Lintas Agama sekaligus Resepsi Hari Ulang Tah
Berita 3 jam lalu
Pangdam I/BB Kunjungi Kodim 0207/Simalungun Tekankan Disiplin dan Profesionalisme Prajurit.
Sumut 3 jam lalu
Ratusan Pelajar Keracunan di Berastagi, Pemerintah tak Cukup Hanya Minta Maaf.
Sumut 4 jam lalu
Langkah Awal Penguatan Kamtib, Pejabat Baru Lapas Lubuk Pakam Turun ke Blok Hunian.
Sumut 4 jam lalu
HM Nezar Djoeli Minta KPK Hentikan Opini Tak Bertanggung Jawab Soal Raja Juli Antoni.
Inter-Nasional 4 jam lalu
Maling di Deli Serdang Dimassa, 2 Polisi Ikut Kena Pukul saat Amankan Pelaku.
Peristiwa 4 jam lalu
Diduga Ilegal, Polres Padang Lawas Utara Cek Lokasi Galian C di Sipiongot.
Sumut 4 jam lalu
Sigap dan Humanis, Tim Inafis Sat Reskrim Polres Simalungun dan Polsek Purba Cepat Tindak Lanjuti Laporan 110 Terkait Penemuan Mayat.
Peristiwa 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Lembaga Wakaf Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara Medan terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan
Medan 5 jam lalu
Polsek Tiganderket Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada Aktivitas Gunung Sinabung
Peristiwa 5 jam lalu