Minggu, 29 Maret 2026

Gubsu Dorong BP Toba Caldera UGGp Pertahankan Green Card, Perkuat Dampak Nyata bagi Masyarakat Danau Toba

Evi Tanjung - Jumat, 02 Januari 2026 19:56 WIB
Gubsu Dorong BP Toba Caldera UGGp Pertahankan Green Card, Perkuat Dampak Nyata bagi Masyarakat Danau Toba
Ist
Gubsu Bobby Nasution terima Badan Pengelola UGGp Toba Caldera

POSMETRO MEDAN, Medan – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, SE, MM menegaskanp komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk terus mendukung pengelolaan Toba Caldera UNESCO Global Geopark (UGGp) agar mampu mempertahankan status Green Card sekaligus meningkatkan manfaat ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan bagi masyarakat di kawasan Danau Toba.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Sumut saat menerima audiensi Badan Pengelola (BP) Toba Caldera UGGp di Aula IT 9 Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro, Medan, Selasa (30/12/2025). Audiensi ini menjadi momentum evaluasi capaian kinerja BP Toba Caldera UGGp sepanjang tahun 2025 sekaligus pembahasan strategi keberlanjutan pengelolaan geopark ke depan.

"Prestasi yang telah diraih harus dipertahankan dan ditingkatkan secara berkelanjutan. Yang terpenting, seluruh program geopark harus memberi dampak nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat di tujuh kabupaten kawasan Danau Toba," tegas Bobby Nasution.

Dalam audiensi tersebut, Gubernur Sumut didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Sumut M.A. Effendy Pohan, Kepala Bappelitbang Sumut Dicky Anugerah, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Yudha Pratiwi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Heri Wahyudi Marpaung, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Erwin Hotmansyah Harahap.

Paparan Capaian Prestisius BP Toba Caldera UGGp

General Manager BP Toba Caldera UGGp, Dr. Azizul Kholis, bersama jajaran manajemen memaparkan secara rinci capaian strategis sepanjang tahun 2025 yang dinilai sebagai tahun penting bagi kebangkitan dan penguatan posisi Toba Caldera di tingkat nasional maupun internasional.

Salah satu capaian utama adalah keberhasilan menaikkan status Toba Caldera dari Yellow Card menjadi Green Card pada Sidang Konferensi ke-11 Global Geopark Network (GGN) UNESCO yang berlangsung di Temuco, Chile, pada 5 September 2025. Status Green Card menandakan bahwa pengelolaan geopark dinilai telah memenuhi standar UNESCO dalam aspek konservasi, edukasi, dan pembangunan berkelanjutan.

Selain itu, Toba Caldera juga berhasil meraih Certificate of Excellence dengan peringkat Silver Award dalam kategori Outstanding Smart Tourism Country Assessment dari Asian Development Bank (ADB) pada ajang internasional di Busan, Korea Selatan, 15 Oktober 2025. Penghargaan ini menegaskan bahwa pengembangan pariwisata Danau Toba dinilai inovatif, adaptif terhadap teknologi, dan berorientasi keberlanjutan.

Tak berhenti di situ, BP Toba Caldera UGGp juga menerima Piagam Apresiasi atas capaian Green Card Geopark Indonesia dari Menteri PPN/Kepala Bappenas. Piagam tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Jakarta pada 3 Desember 2025, sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilan sinergi pemerintah pusat dan daerah.

Penguatan Kemitraan dan Peran Strategis Nasional

Pada forum Geopark Indonesia Top Leader Forum yang digelar di Jakarta pada 4 Desember 2025, Toba Caldera juga mendapatkan penghargaan atas dukungan kemitraan strategis dalam pengembangan geopark dari Komite Nasional Geopark Indonesia. Penghargaan ini diberikan kepada mitra Toba Caldera, yakni Taman Simalem Resort/PT Merek Indah Lestari, yang dinilai berkontribusi signifikan dalam pengembangan Geopark Information Centre, geosite baru, serta kawasan panorama One Tree Hill.

Lebih jauh, Indonesia Geopark Network (IGN) turut memberikan apresiasi khusus atas keberhasilan peningkatan status Green Card. Pada Kongres IGN di Jakarta, 3 Desember 2025, Toba Caldera ditetapkan sebagai Wakil Ketua Umum Jaringan Geopark Indonesia periode 2025–2029. Selain itu, Toba Caldera juga dipercaya menjadi tuan rumah Geotourism Festival ke-7 tahun 2026, sebuah ajang strategis untuk promosi geopark dan pariwisata berkelanjutan Indonesia.

Menuju Pusat Riset Geopark Asia Pasifik

Dr. Azizul Kholis juga mengungkapkan bahwa Toba Caldera UGGp menerima kunjungan penting dari Dr. Özlem Adiyaman Lopes, Spesialis Program International Geoscience and Geoparks (IGGP) UNESCO, pada 5–7 Desember 2025. Kunjungan ini merupakan bagian dari monitoring dan evaluasi pascarevalidasi sekaligus penjajakan peluang menjadikan Toba Caldera sebagai salah satu Pusat Riset Geopark kawasan Asia Pasifik.

"Ini merupakan peluang besar bagi Sumatera Utara, tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai pusat riset geosains, pendidikan, dan konservasi bertaraf internasional," ujar Dr. Azizul.

Ia menegaskan bahwa seluruh capaian tersebut tidak terlepas dari komitmen kuat Gubernur Sumatera Utara beserta seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang secara konsisten memberikan dukungan kebijakan, anggaran, serta fasilitasi lintas sektor.

Apresiasi dan Rencana Penghargaan

Menutup audiensi, Gubernur Sumatera Utara menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan Toba Caldera UGGp. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, pakar, tokoh masyarakat, dunia usaha, serta perguruan tinggi.

Sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi tersebut, Gubernur Sumut menyatakan akan memberikan sertifikat penghargaan kepada para bupati di kawasan Danau Toba, para pakar dan akademisi, tokoh masyarakat, badan usaha, serta perguruan tinggi yang telah berperan aktif mendukung pengembangan Toba Caldera UNESCO Global Geopark.

"Kolaborasi ini harus terus kita jaga. Geopark bukan hanya soal prestasi, tetapi tentang keberlanjutan lingkungan, pelestarian budaya, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara," pungkas Bobby Nasution.( Rez)

Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru