6 Pemain Narkoba di Batu Bara Digulung
Satresnarkoba Polres Batu Bara Ungkap Lima Kasus Narkotika dalam Dua Hari, Enam Pelaku Ditangkap.
Sumut 30 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan -- PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) menjadi salah satu dari 28 perusahaan yang izinnya dicabut oleh Presiden Prabowo Subianto. Perusahaan tersebut dinilai merusak lingkungan serta melanggar ketentuan pemanfaatan kawasan hutan di Sumatra Utara.
Saat terjadi bencana alam berupa banjir dan longsor di Pulau Sumatra, PT Toba Pulp Lestari sempat dikaitkan dengan peristiwa tersebut. Perusahaan ini dituding sebagai salah satu pihak yang menjadi biang kerok terjadinya banjir dan longsor.
Namun, tudingan tersebut dibantah PT Toba Pulp Lestari melalui surat resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, 1 Desember 2025.
"Perseroan dengan tegas membantah tuduhan bahwa operasional perusahaan menjadi penyebab bencana ekologi," ujar Corporate Secretary Anwar Lawden.

Namun, setelah Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) mempercepat audit dan pemeriksaan pasca terjadinya bencana hidrometeorologi di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Hasil percepatan audit tersebut kemudian dilaporkan dalam rapat terbatas yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dari London, Inggris, pada Senin, 19 Januari 2026, melalui konferensi video.
Berdasarkan laporan tersebut, Prabowo mengambil keputusan tegas dengan mencabut izin 28 perusahaan yang terbukti melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan.
"Dua puluh delapan perusahaan tersebut terdiri dari 22 Perusahaan Berusaha Pemanfaatan Hutan atau PBPH Hutan Alam dan Hutan Tanaman," ujar Menteri Pras.
"Serta enam perusahaan di bidang tambang, perkebunan, dan perizinan berusaha pemanfaatan hasil hutan kayu atau PBPHHK," lanjutnya.
Lalu, siapa pemilik PT Toba Pulp Lestari? Berikut ulasannya.
Saat ini, pemilik PT Toba Pulp Lestari adalah Allied Hill Limited, perusahaan holding investasi asal Hong Kong. Allied Hill Limited resmi mengambil alih saham PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) pada Selasa, 10 Juni 2025.
Dalam keterbukaan informasi BEI, Allied Hill Limited mengakuisisi 1.283.649.894 saham INRU dengan tujuan memperluas portofolio dan memperkuat bisnis di pasar pulp global.
Dengan demikian, total kepemilikan Allied Hill Limited atas saham PT Toba Pulp Lestari mencapai 1.283.649.894 saham.
Saat ini, Allied Hill Limited menguasai 92,54 persen saham, sementara sisa 7,46 persen dimiliki publik. Allied Hill Limited merupakan entitas holding yang sepenuhnya dimiliki oleh Everpro Investments Limited milik Joseph Oetomo, seorang pria berkebangsaan Singapura.
(wan/okezone)
Satresnarkoba Polres Batu Bara Ungkap Lima Kasus Narkotika dalam Dua Hari, Enam Pelaku Ditangkap.
Sumut 30 menit lalu
Nilai Tukar Rupiah melemah menjadi Rp17.883 per Dolar AS pada Selasa, 30 Juni 2026 sesi pagi.
Bisnis 54 menit lalu
Eksekutor Kelima Saibari Jadi Malapetaka De Oranje, Maroko Melaju ke Babak 16 Besar
Sport 57 menit lalu
Hasil Piala Dunia 2026 Maroko Singkirkan Belanda Lewat Adu Penalti.
Sport satu jam lalu
Polres Dairi meringkus 38 tersangka dari 29 kasus periode April Juni 2026, Kapolres bilang, ayo agar kita sinergi memerantas narkoba.
Kriminal 2 jam lalu
Budiman Tanjung resmi menjabat sebagai Dirtek Perumda Tirta Uli Pematangsiantar setelah dilantik Walikota.
Berita 2 jam lalu
driver taksi online ini ditangkap Tim Unit Reskrim Polsek Kota Kisaran Timur setelah diduga terlibat dalam peredaran narkoba jenis sabu. Duh
Peristiwa 2 jam lalu
Ketua TP PKK Ny Liswati Wesly Silalahi menyerahkan tali asih ke kader terdampak kebakaran Pasar Dwikora (Pajak Parluasan).
Sumut 2 jam lalu
Komentar Orlando Gill Usai Gagalkan Penalti Jerman Sensasi Luar Biasa! Saya Selamatkan Dua Penalti.
Sport 4 jam lalu
Hasil Piala Dunia 2026 Gol Injury Time, Brasil Lolos ke 16 Besar.
Sport 4 jam lalu