Minggu, 05 Juli 2026

Pasca Bencana Banjir dan Longsor, Brimob Sumut Pastikan Anak-Anak Garoga Tetap Bersekolah

Salamuddin Tandang - Sabtu, 24 Januari 2026 14:01 WIB
Pasca Bencana Banjir dan Longsor, Brimob Sumut Pastikan Anak-Anak Garoga Tetap Bersekolah
Ist
Sat Brimob Polda Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk tidak hanya fokus pada penanganan darurat bencana, tetapi juga mendukung aspek sosial dan pendidikan masyarakat.

POSMETRO MEDAN, Tapanuli Selatan -Kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak pascabencana terus ditunjukkan oleh personel Brimob Polda Sumut. Sejak pagi, personel Posko Utama Garoga melaksanakan penjemputan dan pengantaran anak-anak sekolah di Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Pada Jumat (23/1/2025).

Kegiatan ini dilakukan sebagai respons atas dampak banjir bandang dan tanah longsor yang menyebabkan terbatasnya akses transportasi umum, sehingga menghambat aktivitas belajar siswa.

Sebanyak empat personel Brimob turun langsung membantu memastikan anak-anak dapat berangkat ke sekolah dengan aman dan tepat waktu.

Baca Juga:

Polri dalam hal ini Satuan Brimob Polda Sumut ingin memastikan anak-anak tetap bisa bersekolah meskipun kondisi lingkungan belum sepenuhnya pulih. Pendidikan harus terus berjalan, dan hadir untuk membantu agar mereka tetap merasa aman dan semangat.

Melalui kegiatan ini, Sat Brimob Polda Sumut menegaskan komitmennya untuk tidak hanya fokus pada penanganan darurat bencana, tetapi juga mendukung aspek sosial dan pendidikan masyarakat agar pemulihan pascabencana dapat berjalan secara menyeluruh.(lam)

Baca Juga:

Tags
beritaTerkait
Melihat dari Dekat Sosok AKP Hizkia Yosla Cladius Peter Siagian Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Karo
Dandim 0209/LB Gelar Coffee Morning Bersama Pers Labuhanbatu Utara.
RSUD dr. Djasamen Saragih Buka Kembali Layanan Cathlab dengan Penjaminan BPJS Kesehatan
Wakil Bupati Samosir Hadiri Puncak Pesta Bolon PSBBI se Dunia
Sabu 1 Kg Terdeteksi di Bandara Silangit, Kurir Ngaku Disuruh Bawa Dari Loket Angkutan di Medan
Diduga Mangkrak, Proyek Rp9,4 Miliar di RSJ Prof Dr Ildrem Minta Diusut Kejati Sumut
komentar
beritaTerbaru