Kamis, 12 Maret 2026

Dinas Pertanian Karo Gandeng BMKG Sosialisasikan Antisipasi Kemarau di Sektor Pertanian

Evi Tanjung - Kamis, 12 Maret 2026 16:07 WIB
Dinas Pertanian Karo Gandeng BMKG Sosialisasikan Antisipasi Kemarau di Sektor Pertanian
ist
Sosialisasi penanganan dampak musim kemarau di sektor pertanian. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Karo, Kamis (12/03/2026).

Posmetro Medan, Karo -Pemerintah Kabupaten Karo melalui Dinas Pertanian Kabupaten Karo bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumatera Utara menggelar sosialisasi penanganan dampak musim kemarau di sektor pertanian. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Karo, Kamis (12/03/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan petani dalam menghadapi perubahan iklim yang berpotensi menurunkan hasil produksi pertanian, khususnya karena prediksi musim kemarau yang datang lebih awal dan berlangsung lebih lama pada tahun 2026.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karo, Michael Purba, S.T.P., M.M., menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima informasi terkait prediksi musim kemarau dari BMKG, sehingga perlu dilakukan langkah antisipasi sejak dini.

Baca Juga:

"Kita sudah mendapat informasi bahwa tahun 2026 musim kemarau akan datang lebih awal dan berlangsung cukup lama. Karena itu, kita akan menggali sebanyak mungkin informasi meteorologi terkait kondisi iklim di Kabupaten Karo," ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa Dinas Pertanian akan membentuk tim khusus untuk menyiapkan langkah mitigasi terhadap potensi kekeringan, serta meminta para penyuluh pertanian lapangan (PPL) untuk aktif mensosialisasikan informasi tersebut kepada kelompok tani.

Baca Juga:

"PPL agar menyampaikan ke tingkat kelompok tani, supaya petani memahami kondisi yang tidak bisa kita kendalikan ini, dan bagaimana kita merespons secara positif agar pertanian tetap bertahan," tambahnya.

Menurutnya, musim kemarau yang berkepanjangan dapat mempengaruhi ketersediaan air, kesuburan tanah, serta pertumbuhan tanaman. Oleh karena itu, petani perlu memahami pola tanam yang tepat, penggunaan varietas tahan kering, serta teknik pengelolaan air yang efisien.

Dalam sosialisasi tersebut, Kepala Stasiun BMKG Sumatera Utara, Wahyudin, memaparkan prakiraan cuaca tahun 2026, termasuk potensi kekeringan dan langkah antisipasi yang dapat dilakukan oleh petani.

"Kami baru saja merilis prediksi musim kemarau 2026 tingkat provinsi. Diperkirakan kemarau ekstrem terjadi sekitar bulan Juni hingga Juli. Kondisi ini berpotensi menimbulkan kekeringan, kekurangan air, bahkan kebakaran hutan dan lahan, sehingga perlu diantisipasi sejak sekarang," jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa Kabupaten Karo termasuk wilayah rawan bencana, terutama longsor dan kekeringan, sehingga kesiapsiagaan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan.

Tags
beritaTerkait
Ramalan Cuaca Kota Medan: Hari Ini Semua Kecamatan Cerah!
BMKG: Waspada Hujan Sangat Lebat Jelang Mudik
Cuaca Kota Medan Diguyur Hujan Ringan, Selasa 10 Maret 2026, Kecuali Marelan dan Labuhan
Prediksi BMKG dan BRIN: Idul Fitri 2026 Sabtu 21 Maret
Cuaca Kota Medan Diramal Masih Diselimuti Awan Jumat 6 Maret 2026
Lagi, Cuaca Kota Medan Diprakirakan Berawan pada Kamis 5 Maret 2026
komentar
beritaTerbaru