"Kita tidak bisa memprediksi bencana secara pasti, tetapi kita memiliki data historis yang bisa menjadi acuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Curah hujan diperkirakan akan meningkat kembali sekitar bulan November tentunya kesigap siagaan seluruh stekholder untuk mengadapi itu" ungkap Wahyudin.
Selain penyuluhan, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif antara penyuluh pertanian dengan narasumber dari BMKG. Para PPL menyampaikan berbagai kendala di lapangan, terutama terkait keterbatasan sumber air serta perubahan musim yang tidak menentu.
Baca Juga:
Dinas Pertanian Kabupaten Karo berharap melalui kegiatan sosialisasi ini, para penyuluh dan petani dapat lebih siap menghadapi musim kemarau, sehingga produksi pertanian tetap terjaga dan ketahanan pangan daerah dapat dipertahankan.
Kegiatan sosialisasi turut dihadiri jajaran BMKG Sumatera Utara, pimpinan dan staf Dinas Pertanian Kabupaten Karo, serta para penyuluh pertanian dari seluruh kecamatan di Kabupaten Karo. (jpg)
Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
komentar