Dirlantas Polda Sumut Kombes Pol Ahmad Fauzi Kunker ke Samsat Sekip
Dirlantas Polda Sumut Kombes Pol Ahmad Fauzi Beserta Kaban Dispendasu dan Kepala Jasa Raharja Kunker ke Samsat Sekip.
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Labuhanbatu - Kabar seorang tahanan tewas misterius di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Labuhanbatu Polda Sumut, Kamis 2 April 2026 hingga kini masih menghebohkan publik.
Pasalnya, informasi lengkap terkait peristiwa hilangkan nyawa pria inisial HE itu belum didapatkan dari sumber berkompeten.
Informasi dihimpun, Sabtu 4 April 2026, HE terduga pelaku asusila anak di bawah umur itu diamankan di sel tahanan sementara piket Sat Reskrim.
Baca Juga:
"Dia (HE) dipanggil ke kantor desa Kamis pagi dan mengakui telah berbuat asusila kepada anak tirinya. Keluarga sepakat membawa HE ke Polres bersama perangkat desa," kata sumber mengulangi pengakuan keluarga korban.
Setelah sampai di Polres siang, lanjut Sumber, HE diamankan di sel piket Reskrim.
Baca Juga:
"Sorenya keluarnga dikabari bahwa HE udah meninggal, keluarganya masih buat laporan di Polres. Saat dilihat kondisi korban, lehernya terikat celana dan celananya juga terikat di jendela. Posisi jasadnya hampir duduk dengan kedua kaki selonjoran ke depan" jelasnya.
Setelah heboh, Kapolres Labuhanbatu, AKBP Wahyu melalui Plt Kasi Humas, Iptu Arwin menjelaskan kronologis peristiwa tersebut.
Disebut Arwin, bahwa pada Kamis 2 April 2026 pukul 13.13 WIB Sat Reskrim Polres Labuhanbatu menerima penyerahan seseorang terduga pelaku berinisial HE (39), berkaitan dengan tindak pidana perlindungan perempuan dan anak (PPA) yang diserahkan oleh masyarakat dan kepala desa.
Setelah diserahkan, lanjut Arwin, pihak keluarga berproses pembuatan laporan polisi di SPKT yang kemudian terduga pelaku diamankan sementara di piket Sat Reskrim.
Di ruang tersebut, katanya, petugas piket Reskrim melakukan pengawasan, pukul 17 19 WIB terduga pelaku masuk ke dalam kamar mandi yang berada di dalam ruang piket Sat Reskrim.
Setelah 40 menit berada dalam kamar mandi, lanjut Arwin lagi, terduga pelaku tidak keluar, petugas piket pada pukul 17.59 WIB, melakukan pengecekan di kamar mandi dan ditemukan pelaku (HE) sudah mengakhiri hidupnya dengan cara menjeratkan leher ke jendela kamar mandi menggunakan celana yang dipakainya.
Selanjutnya, papar Plt Humas itu, Kapolres, Kasat Reskrim, personel Sat Reskrim dan Propam melakukan olah TKP, selanjutnya pihak Polres Labuhanbatu menghubungi dan mengundang keluarga terduga pelaku beserta perangkat desa, perangkat kecamatan untuk hadir ke polres melihat bukti rekaman CCTV selama terduga pelaku berada di dalam ruang piket Satreskrim dan melihat kondisi jenazah yang masih dalam status quo.
Lebih lanjut dijelaskannya lagi, bahwa kemudian jenazah HE dibawa ke RSUD Rantauprapat didampingi keluarga untuk dilakukan pemeriksaan jenazah (VER). Dari pihak keluarga terduga HE menerima dengan ikhlas atas peristiwa yang terjadi dan tidak bersedia dilakukan otopsi.
Langkah selanjutnya yang diambil oleh Polres Labuhanbatu, akunya, adalah melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap petugas piket Sat Reskrim oleh petugas Propam Polres Labuhanbatu.
Namun, saat ditanya kondisi mayat HE saat tewas, apakah tergantung atau kaki masih berpijak ke lantai dan siapa saja personel yang piket, Plt Humas itu tidak bersedia menjawab hingga berita ini ditayangkan.
Sebelumnya, publik Sumatera Utara mendadak gempar. Kabar duka sekaligus misterius menyelimuti Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Labuhanbatu.
Seorang tahanan dilaporkan meregang nyawa di dalam kamar mandi sel tahanan sementara Kamis malam (2/4/2026), namun hingga saat ini penyebab kematiannya masih menjadi teka-teki besar yang tertutup rapat.
Ironisnya, di tengah desakan publik akan transparansi, pucuk pimpinan Polres Labuhanbatu justru terkesan menutup diri. Kapolres Labuhanbatu, AKBP Wahyu, dan Kasat Reskrim, AKP Jihad, hingga berita ini diturunkan masih memilih bungkam seribu bahasa saat dikonfirmasi awak media terkait insiden maut tersebut.(hab/Her)
Dirlantas Polda Sumut Kombes Pol Ahmad Fauzi Beserta Kaban Dispendasu dan Kepala Jasa Raharja Kunker ke Samsat Sekip.
Medan 6 jam lalu
Kadis SDABMBK Hadiri Rapat Paripurna, Dorong Percepatan Tindak Lanjut Hasil Reses DPRD Kota Medan.
Medan 9 jam lalu
Posmetro Medan, Karo Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi peningkatan aktivitas Gunungapi S
Sumut 9 jam lalu
Posmetro Medan, Binjai Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai kembali menangkap dua orang lakilaki dengan inisial A (55) & MD (42) yang d
Kriminal 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, melantik lima Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) dan 12 pejabat fungsi
Sumut 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN , Batang Kuis Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan meminta arahan pemerintah pusat untuk memperkuat penyelarasan pr
Sumut 10 jam lalu
Kenaikan status tersebut mulai berlaku pada 31 Agustus 2026 pukul 12.30 WIB, setelah Gunung Sinabung mengalami erupsi pada pukul 10.17 WIB.
Sumut 11 jam lalu
200 Mahasiswa Parliament Tour ke DPRD Medan, Bahas Fungsi Legislasi Pengawasan dan Anggaran.
Medan 11 jam lalu
Workshop Digital Entrepreneurship KEK, Pj Sekda Erfin Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Pemanfaatan Teknologi Digital.
Medan 11 jam lalu
Kehilangan Kepercayaan, Mahasiswa UDA Bakar Ban di Depan LLDikti Wilayah 1 Sumatera Utara.
Medan 11 jam lalu