Tinjau Distribusi Air Bersih di Griya Kencana, Rico Waas Pastikan Pekerjaan Berjalan Optimal
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dampingi Walikota Medan Rico Waas
Medan 55 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Maharashtra – Sebuah pertengkaran soal iPhone berakhir tragis bagi satu keluarga di distrik Chhatrapati Sambhajinagar, Maharashtra, India. Seorang remaja, ayah, dan ibunya tewas setelah jatuh dari tebing bukit setinggi sekitar 120–150 meter (400–500 kaki).
Insiden terjadi pada Jumat, 21 Agustus 2026, di kawasan bukit Khavdya (juga disebut Khavda atau Kohdya Dongar) dekat Tisgaon, di bawah yurisdiksi Polsek Waluj MIDC.
Korban adalah Kunal Chandgude (atau Chandwade/Chandvade, 18–19 tahun), ayahnya Murlidhar Chandgude (48 tahun, seorang sopir), dan ibunya Sangeeta/Sangita Chandgude (sekitar 42 tahun). Mereka tinggal di kawasan Zalta Phata atau Devlai.
Baca Juga:
Menurut polisi dan saksi, Kunal sebelumnya membeli iPhone secara cicilan (EMI). Ia kesulitan membayar angsuran dan meminta uang kepada orang tuanya. Pertengkaran dengan ayahnya memanas. Dalam kondisi emosional, Kunal pergi ke tepi tebing sekitar pukul 10.00 waktu setempat dan mengancam akan bunuh diri.
Orang tua, warga desa, mantan sarpanch Sanjay Jadhav, polisi, dan petugas pemadam kebakaran berusaha membujuknya selama hampir tiga jam. Mereka menawarkan bantuan, termasuk janji memberikan iPhone 15 Pro, dan memohon agar ia turun demi ibunya.
Baca Juga:
Kunal tetap bersikeras, mengatakan "hanya ada satu solusi" dan terus berpindah posisi di tepi tebing sehingga upaya memasang jaring pengaman gagal.
Sekitar pukul 13.00, Murlidhar mendekati putranya dan mencoba menariknya menjauh dari tepi. Keduanya kehilangan keseimbangan dan jatuh ke jurang. Menyaksikan suami dan anaknya jatuh, Sangeeta yang terpukul juga ikut terjun atau terpeleset dari bukit. Ketiganya tewas di tempat.
Petugas berhasil mengevakuasi jenazah dan mengirimkannya untuk otopsi. Polisi membuka penyelidikan atas kematian tidak wajar sesuai prosedur yang berlaku. Seorang pejabat polisi senior, Rameshwar Gade, menyatakan bahwa "seluruh keluarga hancur hanya karena masalah ponsel."
Tragedi ini menyoroti dampak tekanan emosional dan konflik keluarga yang berujung fatal.(BBS)
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dampingi Walikota Medan Rico Waas
Medan 55 menit lalu
POSMETRO MEDANKepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan terus mengalir melalui DPC Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kota M
Medan 56 menit lalu
POSMETRO MEDANSeorang pria yang diduga merupakan mahasiswa baru meninggal dunia usai melompat dari lantai 20 Gedung Universitas Prima Indone
Peristiwa 7 jam lalu
Walikota Medan Rico Waas tinjau RTLH Belawan
Medan 7 jam lalu
Kegiatan HUT TNI
Medan 16 jam lalu
Pj sekda Kota Medan Erfin Fachrurrazi memberikan arahan
Medan 16 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan perlindungan pek
Sumut 16 jam lalu
Posmetro Medan, Binjai Ketua TP PKK Kota Binjai, Ny. Nurhayati Amir Hamzah, menghadiri pembinaan UMKM dan pariwisata dalam rangka Lomba Ka
Medan 18 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Ungkapan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, ketika masih menjabat sebagai Wali Kota Medan yang nyaris menjadi k
Medan 18 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan 1 Pemerintah Kabupaten Deli Serdang siap mendukung perluasan akses listrik, termasuk penambahan sambungan bagi 105
Sumut 19 jam lalu