Di sisi lain, Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sumatera Utara, Dikky Anugerah, mengungkapkan bahwa pihaknya terus mendorong transformasi Gerakan Pramuka yang lebih modern, adaptif, dan efisien.
"Kami sudah melantik beberapa Kwarcab, termasuk Deli Serdang. Transformasi Pramuka Sumut terus kami lakukan melalui langkah-langkah strategis, termasuk mengurangi pembiayaan yang memberatkan," ungkapnya.
Baca Juga:
Ia juga menyampaikan rencana pelaksanaan Jambore Daerah XI yang akan digelar pada Juli 2026 dengan konsep yang lebih inovatif.
"Jambore Daerah XI direncanakan tanpa biaya. Tahun ini konsepnya berbeda, akan ada kegiatan berbasis teknologi seperti drone dan robotik, serta proses pendaftaran yang sudah terdigitalisasi bekerja sama dengan Bank Sumut," jelasnya.
Baca Juga:
Menurutnya, Pramuka masa kini harus mampu menjawab tantangan zaman yang terus bergerak.
"Pramuka hari ini tidak hanya soal tali-temali, tetapi bagaimana membentuk generasi muda yang mandiri, berpikir maju, dan dapat diandalkan," tegas Dikky.
Sementara itu, Ketua Kwarcab Deli Serdang, Drs Zainal Abidin Hutagalung, menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan selaras dengan visi pembangunan daerah.
"Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami dalam membina generasi bangsa melalui Pramuka. Kami berkomitmen melaksanakan tugas dengan perencanaan dan pelaksanaan yang tetap berada di bawah bimbingan Mabicab," ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Gerakan Pramuka akan diarahkan untuk membentuk generasi muda yang memiliki wawasan kebangsaan yang kuat.
"Kami ingin generasi muda memiliki pemahaman kebangsaan yang utuh. Dengan keberagaman etnis di Indonesia, jangan sampai generasi kita tidak memahami dasar-dasar kebangsaan. Ini menjadi bagian penting dari pembinaan yang akan kami lakukan," jelasnya.
Tags
beritaTerkait
komentar