BKM Masjid Ar-Rahmah Binjai Timur Tolak Kegiatan Halloween Satuan.co, Minta Tak Terulang
Posmetro.Medan, BINJAI Kegiatan perayaan Halloween yang digelar Satuan.co, salah satu kafe di Jalan Ikan Kakap, Kelurahan Tanah Tinggi, Ke
Sumut 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Labuhanbatu – Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhanbatu menegaskan bahwa penanganan kekerasan seksual kini memasuki era baru melalui implementasi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS).
Lembaga korps adhyaksa tersebut menekankan bahwa kekerasan seksual merupakan kejahatan serius yang tidak dapat lagi diselesaikan melalui jalur damai atau restoratif justice (RJ).
Hal tersebut mengemuka dalam program edukasi hukum "Jaksa Menyapa" di Radio RSPD 96,5 FM, Kamis (8/4/2026). Hadir sebagai narasumber dua Calon Jaksa Kejari Labuhanbatu, Tiwa Cindy Claudia Sinaga, S.H., dan Jelita Tiolina Naomi Panjaitan, S.H., dengan didampingi Kepala Seksi Intelijen Kejari Labuhanbatu, Memet Sugana Siregar, S.H.
Baca Juga:
Dalam paparannya, Tiwa Cindy Claudia Sinaga menjelaskan bahwa UU TPKS bukan sekadar instrumen penghukuman, melainkan mandat bagi negara untuk membangun ekosistem hukum yang berpihak pada korban.
Terdapat lima pilar utama yang menjadi fondasi undang-undang ini, Pencegahan, Penanganan Manusiawi, Perlindungan, Pemulihan Korban dan Rehabilitasi Pelaku.
Baca Juga:
"UU TPKS memastikan negara hadir tidak hanya untuk menghukum pelaku, tetapi juga menjamin terciptanya lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan seksual," tegas Tiwa.
Ia menambahkan, payung hukum ini secara spesifik mengatur sembilan jenis tindak pidana baru, termasuk Kekerasan Seksual Berbasis Elektronik (KSBE), pelecehan fisik dan non-fisik, hingga perbudakan seksual. Hal ini dinilai efektif menutup celah hukum yang selama ini sulit menjerat pelaku di ranah digital maupun domestik.
Senada dengan Tiwa, Jelita Tiolina Naomi Panjaitan menyoroti transformasi besar dalam standar pemeriksaan perkara. Seluruh Aparat Penegak Hukum (APH), mulai dari penyidik, jaksa, hingga hakim, kini wajib memiliki kompetensi bersertifikasi khusus dengan perspektif Hak Asasi Manusia (HAM).
Jelita menegaskan komitmen tegas pemerintah dalam menutup celah mediasi bagi pelaku dewasa.
"UU TPKS secara tegas melarang penyelesaian perkara melalui restorative justice atau jalur damai, kecuali bagi pelaku anak. Ini adalah komitmen bahwa kekerasan seksual adalah kejahatan serius yang tidak bisa dinegosiasikan," ujar Jelita.
Posmetro.Medan, BINJAI Kegiatan perayaan Halloween yang digelar Satuan.co, salah satu kafe di Jalan Ikan Kakap, Kelurahan Tanah Tinggi, Ke
Sumut 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Langkat Pasca diberitakan adanya penimbunan minyak bersubsidi jenis solar dari SPBU 142071112 kepada pembeli dengan menggu
Peristiwa 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Langkat Pasca diberitakan adanya penimbunan minyak bersubsidi jenis solar dari SPBU 142071112 kepada pembeli dengan menggu
Peristiwa 6 jam lalu
POSMETRO MEDANMedan, Persoalan banjir yang kerap merendam permukiman warga setiap kali hujan menjadi perhatian serius Wali Kota Medan, Ri
Medan 7 jam lalu
POSMETRO MEDANMedan, Pemerintah Kota Medan terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan infrastruktur melalui keg
Medan 7 jam lalu
Posmetro Medan , BINJAI Komitmen Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., dalam memberantas segala bentuk tindak kejahatan
Kriminal 7 jam lalu
Pengedar Sabu di Km 4 Pantoan Maju Digerebek Polsek Gunung Malela.
Peristiwa kemarin
POSMETRO MEDANMedan, Komitmen Pemerintah Kota Medan dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat terus diwujudkan melalui kegiatan Safar
Medan kemarin
POSMETRO MEDAN, Medan Medan, Farianda Putra Sinik calon tunggal Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) pe
Viral kemarin
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Pemerintah Kabupaten Deli Serdang bersama Polda Sumatera Utara dan Polresta Deli Serdang berkolaborasi menjag
Sumut kemarin