Beberapa pemikiran yang muncul dalam seminar ini menyepakati bahwa pengelolaan geopark pada akhirnya harus memberikan dampak pada masyarakat dan lingkungannya secara berkelanjutan.
Salah satu aspeknya adalah memberikan perhatian yang besar pada upaya pembangunan geowisata bermuatan ilmiah melalui penguatan peran perempuan lokal, agrowisata, pengelolaan media promosi secara terencana, maksimalisasi peran generasi muda, dan perluasan kolaborasi pengelolaan geopark dengan melibatkan sebanyak mungkin pihak.
Baca Juga:
Seminar diawali dengan pemaparan 3 panelis yang terdiri dari Dr Agus (GM Merangin Jambi UGGp), Dr Heryadi Rachmat (Ketua Pemandu dan Interpreter Geowisata Indonesia), dan Dr Azizul Kholis (GM TC-UGGp).
Ketiganya memaparkan potensi dan praktik pengelolaan geowisata sebagai best practices untuk memberikan dampak yang nyata pada masyarakat dan pelestarian lingkungan.
Baca Juga:
Kemudian pemaparan disusul dengan sesi paralel empat pemakalah dari kalangan akademisi untuk menyampaikan hasil penelitian dan gagasan masing-masing, yaitu Prof Nurhayati, Dr Dahlena Sari Marbun, Nasrullah Hidayat SPd, MSc, dan Dodi Pramana Siregar, SSos, MSi. (Re/Red/*)
Tags
beritaTerkait
komentar