Senin, 09 November 2026

Polres Labusel Pastikan Pelayanan Tetap Prima Lewat Medical Check-Up Personel

Faliruddin Lubis - Kamis, 16 April 2026 10:05 WIB
Polres Labusel Pastikan Pelayanan Tetap Prima Lewat Medical Check-Up Personel
IST
Tim ahli dari Bidokkes Polda Sumut, termasuk IPDA Suhud Syahbani dan BRIPDA Rendy Siregar, serta didampingi tim Dokkes internal dan MCI Laboratorium Melakukan Cek Medis Seluruh Anggota Polres Labusel.

POSMETRO MEDAN, Labusel – Di balik seragam cokelat yang sigap melayani masyarakat, ada raga yang perlu dijaga stabilitasnya.

Menyadari bahwa performa pelayanan publik berbanding lurus dengan kebugaran fisik, Polres Labuhanbatu Selatan (Labusel) menggelar pemeriksaan kesehatan berkala (Rikkesber) di lobi Mapolres, Rabu (15/4/2026).

Suasana lobi Mapolres pagi itu tampak berbeda. Sejumlah personel mengantre dengan antusias, namun tetap tertib. Bukan untuk apel pagi biasa, melainkan untuk menjalani serangkaian tes medis menyeluruh guna memastikan tubuh mereka tetap dalam kondisi "tempur" untuk melayani warga.

Baca Juga:

Pemeriksaan kali ini tidak main-main. Polres Labusel menggandeng tim ahli dari Bidokkes Polda Sumut, termasuk IPDA Suhud Syahbani dan BRIPDA Rendy Siregar, serta didampingi tim Dokkes internal dan MCI Laboratorium.

Para personel melewati berbagai tahapan pemeriksaan yang komprehensif, mulai dari pengecekan vital yakni tekanan darah, kesehatan gigi, dan mulut.

Baca Juga:

Lalu, laboratorium yaitu tes darah dan urin untuk melihat fungsi organ dalam, diagnostik, rekam jantung (EKG) dan foto thoraks (Rontgen dada) dan uji fisik, tes beban jantung melalui treadmill untuk mengukur kebugaran.

Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S.P. Sembiring, melalui Kasi Humas AKP Sujono, menekankan bahwa kegiatan ini adalah bentuk investasi institusi terhadap sumber daya manusianya.

"Kesehatan anggota adalah faktor utama. Kami ingin memastikan tidak ada kendala fisik yang menghambat personel saat harus terjun ke lapangan melindungi masyarakat," ujar AKP Sujono.

Ia juga menambahkan bahwa Rikkesber ini berfungsi sebagai sistem deteksi dini (early warning system). Dengan mengetahui kondisi kesehatan sejak awal, potensi gangguan kronis dapat dicegah sebelum mengganggu kinerja profesional kepolisian.

Meski bersifat internal, katanya, dampak dari kegiatan ini dirasakan langsung oleh masyarakat. Personel yang bugar secara fisik dan mental cenderung memiliki tingkat kesabaran dan fokus yang lebih tinggi dalam menangani aduan serta menjaga keamanan wilayah.

Tags
beritaTerkait
Pemko Binjai Dukung Peningkatan Mutu Pelayanan RSUD Dr. RM. Djoelham melalui Survei Akreditasi KARS 2026
200 Personel Brimob BKO 'Diklat' Dulu Sebelum Padamkan Karhutla di Sumsel
Minggu Kasih, Wakapolres Labuhanbatu Serukan Keamanan Bersama
Humbang Hasundutan Terima Bantuan 1.077 Ton Pakan Ternak Senilai Rp16 M dari Kementan
Nih Tips Jaga Kesehatan Dinkes Pematangsiantar Akibat Asap Karhutla, Masker Dibagi-bagi ke Warga
Tinggal Serumah Sejak SD, Remaja 13 Tahun di Tapanuli Tengah Dicabuli Kakek Tiri
komentar
beritaTerbaru