Lebih jauh, masyarakat dan pelaku usaha juga diajak menjadi "pahlawan lingkungan" dengan cara yang sederhana, mulai memilah sampah secara mandiri dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Agar tidak mengganggu pelayanan publik, Pemkab Labuhanbatu menyusun jadwal yang strategis. Setiap hari Selasa, fokus pembersihan dilakukan di area perkantoran. Sementara pada hari Jumat, semangat gotong royong dialihkan ke area publik dan fasilitas umum.
Baca Juga:
Menariknya, kegiatan bersih-bersih ini selalu diawali dengan sesi olahraga bersama. Hal ini dilakukan untuk memastikan para pegawai tetap bugar dan penuh energi sebelum menjalankan tugas melayani masyarakat.
Melalui Gerakan Indonesia ASRI, Labuhanbatu optimistis dapat melahirkan budaya hidup bersih yang berkelanjutan. Tujuannya jelas, menciptakan lingkungan yang tidak hanya indah dipandang mata, tetapi juga nyaman dan sehat untuk dihuni oleh generasi mendatang. (HBB)
Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
komentar