Selasa, 28 April 2026

Memoles Wajah Bumi Ika Bina En Pabolo, Bupati Maya Hasmita Hidupkan Semangat ‘Indonesia ASRI’ di Labuhanbatu

Faliruddin Lubis - Selasa, 28 April 2026 18:53 WIB
Memoles Wajah Bumi Ika Bina En Pabolo, Bupati Maya Hasmita Hidupkan Semangat ‘Indonesia ASRI’ di Labuhanbatu
IST/Habibi
Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Labuhanbatu, Syahbela Rusli Siregar.

POSMETRO MEDAN, Labuhanbatu – Udara segar dan lingkungan yang tertata bukan lagi sekadar impian bagi warga Kabupaten Labuhanbatu.

Di bawah nakhoda Bupati Hj. Maya Hasmita, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu kini tengah gencar bersolek melalui implementasi Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).

Langkah proaktif ini merupakan jawaban nyata atas instruksi Presiden Republik Indonesia pada Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026.

Baca Juga:

Tak ingin sekadar menjadi wacana, Bupati Maya Hasmita secara resmi telah menerbitkan surat edaran khusus yang menjadi "kompas" bagi seluruh instansi dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga estetika kota.

Sebagai titik awal transformasi, wajah sejumlah ruang publik mulai dipoles. Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Labuhanbatu, Syahbela Rusli Siregar, menyebutkan bahwa pihaknya kini tengah memprioritaskan area yang menjadi jantung keramaian warga.

Baca Juga:

"Untuk saat ini, kegiatan Gerakan Indonesia ASRI kami laksanakan di dua lokasi vital, yakni Taman Stadion Binaraga dan eks Terminal Padang Bulan. Keduanya dipilih karena merupakan kawasan publik yang memerlukan perhatian khusus dalam hal kebersihan dan penataan," ujar Rusli, Selasa (28/4).

Menurut Rusli, gerakan ini bukan hanya soal kebersihan fisik, melainkan bentuk kepatuhan daerah terhadap visi nasional yang diterjemahkan melalui aksi nyata di lapangan.

"Ini komitmen Ibu Bupati untuk menggerakkan seluruh lapisan masyarakat agar kembali memupuk kepedulian terhadap lingkungan," tambahnya.

Uniknya, Gerakan Indonesia ASRI di Labuhanbatu didesain sebagai kerja kolaboratif yang inklusif. Mulai dari Sekretaris Daerah hingga Kepala Dusun diamanahkan menjadi motor penggerak gotong royong di wilayah masing-masing.

Sektor pendidikan dan kesehatan pun tak luput dari perhatian. Dinas Pendidikan mulai menanamkan nilai sekolah bersih dan hijau kepada para siswa sejak dini, sementara Puskesmas diinstruksikan untuk terus menjaga sterilitas lingkungan demi kenyamanan pasien.

Lebih jauh, masyarakat dan pelaku usaha juga diajak menjadi "pahlawan lingkungan" dengan cara yang sederhana, mulai memilah sampah secara mandiri dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Agar tidak mengganggu pelayanan publik, Pemkab Labuhanbatu menyusun jadwal yang strategis. Setiap hari Selasa, fokus pembersihan dilakukan di area perkantoran. Sementara pada hari Jumat, semangat gotong royong dialihkan ke area publik dan fasilitas umum.

Menariknya, kegiatan bersih-bersih ini selalu diawali dengan sesi olahraga bersama. Hal ini dilakukan untuk memastikan para pegawai tetap bugar dan penuh energi sebelum menjalankan tugas melayani masyarakat.

Melalui Gerakan Indonesia ASRI, Labuhanbatu optimistis dapat melahirkan budaya hidup bersih yang berkelanjutan. Tujuannya jelas, menciptakan lingkungan yang tidak hanya indah dipandang mata, tetapi juga nyaman dan sehat untuk dihuni oleh generasi mendatang. (HBB)

Tags
beritaTerkait
Hari Ini, Harga Ayam Potong di Labuhanbatu Turun jadi Rp30 Ribu per Kg
Gandeng Influencer dan Pencipta Lagu ‘Siti Mawarni’, Kapolres Labuhanbatu Rilis Capaian Besar Kasus Narkoba
Polda Sumut dan Polres Labuhanbatu Gerebek Pesta Sabu Berbalut Judi, Bandar Dan 8 Pria Diringkus
Menteri PPPA Apresiasi Koperasi Medan Krio, Ekonomi Keluarga Kunci Perlindungan Anak
PJS Simalungun Tanam 1.000 Pohon Buah di Kawasan Danau Toba
Berjemur di Kutalimbaru, Bupati Borong Cabai Petani
komentar
beritaTerbaru