Selasa, 28 April 2026

Kecewa Alat tak Berfungsi, Massa Amuk Armada Pemadam Kebakaran di Rantauprapat

Evi Tanjung - Selasa, 28 April 2026 18:58 WIB
Kecewa Alat tak Berfungsi, Massa Amuk Armada Pemadam Kebakaran di Rantauprapat
Habibi
Mobil pemadam kebakaran tak berfungsi baik saat air akan disemprotkan, hingga membuat warga marah dan mengejar petugas damkar

POSMETRO MEDAN, RANTAUPRAPAT – Ketegangan pecah di lokasi kebakaran Jalan Bakti Lama, Kecamatan Rantau Utara, Selasa (28/4) petang. Dua unit armada Pemadam Kebakaran (Damkar) milik Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menjadi sasaran amukan warga yang tersulut emosi akibat kendala teknis saat proses pemadaman.

Insiden ini bermula ketika api yang menghanguskan satu unit rumah di kawasan padat penduduk tersebut semakin tidak terkendali. Setelah dinanti oleh warga, dua unit mobil pemadam akhirnya tiba di lokasi. Namun, situasi berubah mencekam saat alat pemadam pada armada tersebut dilaporkan tidak dapat berfungsi secara maksimal untuk menyemprotkan air.

Kecewa melihat peralatan yang tidak siap pakai di tengah situasi darurat, warga yang berada di lokasi langsung meluapkan kekesalannya. Berdasarkan pantauan di lapangan, massa mulai bertindak anarkis dengan mengejar para petugas.

Baca Juga:

Akibatnya, seluruh personel Damkar terpaksa lari pontang-panting menyelamatkan diri dari kejaran massa. Tak hanya menyasar petugas, warga juga merusak armada pemadam yang mengakibatkan kaca mobil pecah terkena lemparan batu dan benda tumpul lainnya.

Sebelumnya, kebakaran hebat melanda sebuah rumah tinggal di Jalan Bakti Lama pada Selasa sore. Api dengan cepat merambat dan membumbung tinggi, menciptakan kepanikan luar biasa bagi warga sekitar.

Baca Juga:

Sebelum armada Damkar tiba, masyarakat sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya namun tidak membuahkan hasil karena material bangunan yang mudah terbakar.

Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti penyebab teknis yang membuat kedua unit mobil pemadam tersebut gagal beroperasi. Pihak Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Labuhanbatu maupun pihak kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi terkait insiden amuk massa maupun penyebab kerusakan alat tersebut.

"Warga sudah panik karena api besar, tapi pas mobil sampai malah tidak bisa keluar air. Itulah yang memicu emosi spontan masyarakat di sini," ujar Fadil, salah seorang warga di lokasi.

Belum ada laporan mengenai jumlah korban jiwa dalam peristiwa kebakaran maupun kerugian materil. Saat ini, situasi di lokasi masih dalam pengamanan pihak kepolisian guna meredam situasi yang sempat memanas. (HBB)

Tags
beritaTerkait
Kapolres Pematang Siantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak Pembina Upacara Bendera di SMA Sultan Agung
Tendang Korban Hingga Meninggal, Dalam Waktu 4 Jam Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Pelaku
Polres Dairi Paparkan Hasil Ungkap Kasus Narkoba Sejak Bulan Januari, 43 Tersangka Turut Diamankan
Polres Batu Bara  Laksanakan Gerebek Sarang Narkoba  Dua Pelaku Diamankan
Kapolres Pelabuhan Belawan Silaturahmi dengan Lembaga Asli Anak Belawan
Jelang May Day 2026,Rico Waas : Pemerintah Harus Jadi Mitra Sejati Perjuangan Buruh
komentar
beritaTerbaru