Sabtu, 02 Mei 2026
Polres Labusel Kawal Penuh 147 Tamu Allah ke Tanah Suci

Lambaian Haru dari Adjam yang Senja dan Najwa yang Muda

Faliruddin Lubis - Sabtu, 02 Mei 2026 11:59 WIB
Lambaian Haru dari Adjam yang Senja dan Najwa yang Muda
Habibi
147 calon jemaah haji asal Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) yang resmi diberangkatkan pada Jumat malam (1/5/2026).

POSMETRO MEDAN,Labusel – Gurat bahagia sekaligus haru terpancar jelas di wajah Adjam Nasution. Di usianya yang menginjak 84 tahun, langkahnya masih tampak mantap saat bersiap memasuki bus yang akan membawanya memulai perjalanan panjang menuju Baitullah.

Adjam adalah jemaah tertua, sosok yang menjadi simbol keteguhan niat di antara 147 calon jemaah haji asal Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) yang resmi diberangkatkan pada Jumat malam (1/5/2026).

Suasana di Aula SBBK, Kecamatan Kotapinang, malam itu terasa begitu bergetar. Sejak pukul 20.00 WIB, doa-doa tak putus dipanjatkan.

Baca Juga:

Di tengah kerumunan keluarga yang melepas dengan isak tangis dan pelukan hangat, Polres Labusel hadir memberikan rasa tenang melalui pengawalan ketat dan humanis.

Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Syahputra Simatupang, S.H., yang memimpin langsung prosesi pelepasan, melepas rombongan dengan pesan-pesan yang menyentuh hati.

Baca Juga:

Turut mendampingi, Wakapolres Labusel KOMPOL Moch Guntur Pryantoko, S.H., M.H., yang hadir mewakili Kapolres AKBP Aditya S.P. Sembiring, memastikan bahwa negara hadir untuk menjaga setiap langkah para tamu Allah ini.

Komitmen Keamanan Sepanjang Jalan

Bukan sekadar seremonial, Polres Labusel menunjukkan komitmennya melalui pengamanan berlapis.

Sebanyak enam unit bus yang membawa 67 pria dan 80 wanita termasuk Najwa Nadila Nasution yang menjadi jemaah termuda di usia 21 tahun bergerak membelah malam tepat pukul 22.00 WIB.

Di barisan depan dan belakang, lampu rotator kendaraan patroli (Patwal) dari Sat Lantas Polres Labusel dan Dinas Perhubungan menyala, memandu iring-iringan menembus kegelapan lintas Sumatera.

Tak hanya personel kepolisian, tim medis dengan ambulans juga disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan.

"Kami menempatkan personel di titik-titik strategis dan melakukan pengawalan penuh hingga rombongan keluar dari wilayah hukum kami dan sampai dengan selamat di Medan," tegas KOMPOL Guntur mewakili Kapolres Labusel.

Bagi kepolisian, tugas ini bukan sekadar pengamanan lalu lintas biasa. "Ini adalah bentuk bakti kami. Kami ingin memastikan para jemaah hanya perlu fokus pada ibadah mereka, sementara urusan keamanan di perjalanan adalah tanggung jawab kami," tambahnya.

Pelepasan malam itu menjadi potret kemanusiaan yang mendalam. Ada harapan besar yang dititipkan oleh sanak saudara yang hanya bisa melambaikan tangan hingga bus hilang dari pandangan.

Sinergi antara pemerintah daerah, TNI melalui Danramil 11/Kotapinang MAYOR Inf Hendra Gunawan, serta unsur Forkopimda lainnya, membuktikan bahwa keberangkatan haji adalah hajat besar seluruh masyarakat Labusel.

Harapan yang sama mengalir dari jajaran Polres Labusel. "Semoga seluruh jemaah senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran dalam seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci, dan kembali ke rumah dengan predikat haji mabrur yang membawa keberkahan bagi keluarga dan daerah kita," tutur KOMPOL Guntur menutup malam penuh haru tersebut. (HBB)

Tags
beritaTerkait
Anak Funk Penikam Ibu Mertua Saat Salat Subuh Diciduk di Pekanbaru
Sikat Komplotan Pencuri Ternak, Polres Labusel Selamatkan Lembu Kurban, Warga: Terimakasih
Kapolres Labusel Tekankan Sinergi Pekerja dan Pemerintah
Rico Waas Tegaskan Komitmen Kawal Hak dan Kesejahteraan Pekerja
Penangkapan Pelaku Perusakan Mobil Sesuai Prosedur, Begini Modusnya
Jadi Gudang Penyimpanan Vape Narkoba, 2 Kamar di Apartemen di Medan Digerebek
komentar
beritaTerbaru