33 Personel Polres Pematangsiantar Naik Pangkat, Ada Tradisi Mandi Bunga
Polres Pematangsiantar melaksanakan Upacara untuk proses kenaikan pangkat perwira dan b
Sumut 24 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Labusel – Genderang perang terhadap narkotika terus ditabuh dengan daya ledak penuh oleh jajaran Kepolisian Resor Labuhanbatu Selatan (Polres Labusel).
Melalui sebuah operasi senyap yang menegangkan, Tim Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Labusel berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu siap edar dengan berat bruto mencapai 99,34 gram ,di wilayah Kecamatan Sungai Kanan, Selasa (19/5/2026) sore sekitar pukul 16.30 WIB.
Dua pemuda yang diduga kuat bertindak sebagai kaki tangan jaringan pengedar barang haram tersebut langsung disergap tanpa perlawanan berarti.
Baca Juga:
Keduanya adalah EHS alias Hamdan (26) dan RND alias Aldi (20). Tragisnya, kedua pelaku merupakan warga pendatang asal Desa Kampung Pajak, Kecamatan Na IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara, yang nekat mengekspansi bisnis haram mereka ke wilayah hukum Polres Labusel.
Detik-detik penangkapan berlangsung mencekam di Dusun Suka Makmur, Desa Sabungan. Bermula dari jeritan keresahan masyarakat yang melapor melalui sistem Dumas Presisi, Korps Bhayangkara langsung bergerak taktis melakukan pengintaian di lokasi yang disinyalir menjadi titik transaksi.
Baca Juga:

"Berbekal informasi dari masyarakat, tim Satres Narkoba langsung melakukan penyelidikan mendalam ke lokasi. Saat intaian tajam petugas tertuju pada sebuah sepeda motor Yamaha NMax hitam, gerak-gerik dua pria yang berboncengan tersebut sangat mencurigakan. Tanpa buang waktu, tim langsung melakukan penyergapan kilat dan penggeledahan," tegas Kapolres Labusel, AKBP Aditya melalui Kasat Narkoba, AKP Sahat M Lumbangaol, dalam keterangannya, Rabu (20/5/2026).
Strategi bungkus rapi para pelaku akhirnya rontok di tangan polisi. Saat menggeledah RND alias Aldi, petugas dikejutkan dengan temuan satu paket plastik klip besar berisi kristal putih diduga sabu seberat 99,34 gram.
Demi mengelabui petugas, barang laknat senilai puluhan juta rupiah itu dibalut berlapis-lapis menggunakan tiga helai tisu putih dan dilakban cokelat secara rapat.
Dari tangan komplotan ini, polisi juga menyita sejumlah barang bukti krusial yakni 1 paket sabu bruto 99,34 gram, 1 unit iPhone XR warna biru (milik RND) dan 1 unit HP Realme warna hitam (milik EHS).
Lalu, 1 buku notebook merah (diduga berisi catatan transaksi), Uang tunai Rp 700.000 dan 1 unit sepeda motor Yamaha NMax hitam tanpa ampun langsung diangkut ke markas komando.
Nyanyian kedua tersangka di ruang interogasi langsung membuka kotak pandora jaringan ini. Kepada penyidik, Hamdan dan Aldi mengakui bahwa pasokan sabu jumbo tersebut diperoleh dari seorang pria berinisial SBS alias Ipul, yang disinyalir mengendalikan bisnis ini dari Rantauprapat.
Kini, tim opsnal Satres Narkoba Polres Labusel tengah melakukan perburuan besar-besaran (manhunt) untuk meringkus sang bandar besar yang namanya sudah masuk dalam daftar target operasi utama.
AKP Sahat M Lumbangaol menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah bukti nyata bahwa Polres Labusel tidak akan pernah main-main dan tidak akan memberikan ruang sekecil apa pun bagi jaringan narkoba untuk merusak generasi bangsa hingga ke pelosok desa.
"Kami tidak akan beri ruang, tidak ada tempat aman bagi pelaku peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Labusel. Kami mengapresiasi tinggi keberanian masyarakat yang melapor via Call Center 110 Polri Presisi. Sinergi ini adalah mimpi buruk bagi para bandar," cetus AKP Sahat.
Saat ini, lanjut Kasat, kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Labusel. Keduanya kini menghadapi ancaman hukuman berat, sementara penyidik terus mengebut pemeriksaan saksi, uji laboratorium forensik, serta pengembangan jaringan demi menyeret seluruh komplotan ini ke hadapan Jaksa Penuntut Umum (JPU). (HBB)
Polres Pematangsiantar melaksanakan Upacara untuk proses kenaikan pangkat perwira dan b
Sumut 24 menit lalu
Bentuk Tim Cobra, Kasat Reskrim Baru Polres Karo memimpin pengungkapan kasus menonjol penganiayaan berat menyebabkan kematian.
Sumut 2 jam lalu
Pengakuan Lionel Messi Argentina Menderita Lawan Tanjung Verde
Sport 4 jam lalu
Motif Penganiaya ODGJ Lagi Ngamuk Hingga Tewas di Karo Kesal Motor Dibalikkan
Sumut 4 jam lalu
Lamine Yamal Tegaskan Tak Akan Bertato karena Keyakinan Sebagai Muslim
Sport 4 jam lalu
Kiper Tanjung Verde yang Bikin SpanyolArgentina Frustasi, Followernya dari 46 Ribu Kini 21 Juta
Sport 5 jam lalu
ODGJ Lagi Ngamuk Tewas Dianiaya Warga di Karo, 1 Pelaku Ditangkap.
Peristiwa 5 jam lalu
Pembunuh Mahasiswa Demi Cicilan Motor di Deli Serdang Dituntut Hukuman Mati.
Kriminal 6 jam lalu
Mohamed Salah Ingin Keberhasilan Timnas Mesir Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026 Jadi Inspirasi AnakAnak.
Sport 6 jam lalu
Unit Reskrim Polsek TBS Meringkus Maling Kabel Listeik Milik Dinas Perhubungan Kota Tanjungbalai.
Kriminal 6 jam lalu