Selasa, 31 Maret 2026

Fakta Penggerebekan Pesta Gay di Hotel yang Tangkap 34 Pria, Digerebek Kondisi Tanpa Busana

Administrator - Selasa, 21 Oktober 2025 11:51 WIB
Fakta Penggerebekan Pesta Gay di Hotel yang Tangkap 34 Pria, Digerebek Kondisi Tanpa Busana
Istimewa
Sebanyak 34 laki-laki digerebek polisi Surabaya, diduga sedang pesta gay di dalam hotel di Surabaya.

POSMETRO MEDAN,Surabaya -- Polrestabes Surabaya sedang dalam pendalaman terkait penggerebekan pesta seks sesama jenis atau pesta gay di sebuah hotel kawasan Jalan Ngagel, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, pada Sabtu malam (18/10/2025).

Dari 34 orang pria yang diamankan, satu diantaranya diketahui berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) asal Kabupaten Sidoarjo.

Kanit Pelayananan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Surabaya, Iptu Oktavianus Edi Mamoto, membenarkan hal adanya seorang ASN yang diamankan.

Ia menyebut pemeriksaan terhadap seluruh peserta masih berlangsung intensif untuk mendalami peran masing-masing.

"Kami masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman. Dari hasil pemeriksaan awal, memang ada satu orang ASN asal Sidoarjo yang ikut diamankan," ujar Iptu Mamoto saat dikonfirmasi, Senin (20/10/2025).

Sebelumnya, penggerebekan dilakukan oleh gabungan petugas dari Satuan Samapta (Satsamapta) Polrestabes Surabaya melibatkan Satreskrim serta Polsek Wonokromo.

Polisi awalnya menerima laporan masyarakat mengenai adanya aktivitas mencurigakan di salah satu kamar hotel.

Setelah ditelusuri, dugaan pesta gay berada di lantai 16 kamar nomor 1602.

Kamar tersebut luas. Bisa ditempati untuk kapasitas banyak orang. Saat digerebek sebagian dalam kondisi telanjang.

Setelah diinterogasi awal, semuanya langsung digelandang ke Markas Polrestabes Surabaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Puluhan yang dibekuk itu ternyata tidak hanya berasal dari Surabaya saja. Ada yang dari luar kota seperti Malang dan Bandung. Diduga kuat pertemuan mereka sebelumnya diatur lewat media sosial.

Hingga kini, penyidik masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan memeriksa barang bukti yang diamankan di lokasi kejadian. Polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

"Semua masih kami dalami, termasuk apakah ada unsur pelanggaran pidana atau tindak asusila yang dapat dijerat dengan pasal tertentu, dan kami sedang koordinasi dengan Kejaksaan," tambah Iptu Mamoto.

(wan/bbs)

Editor
: Indrawan
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru