Polda Sumut Gagalkan Pengiriman 44 Kg Sabu dari Aceh ke Medan
Polda Sumut Gagalkan Pengiriman 44 Kg Sabu dari Aceh ke Medan.
Peristiwa 2 jam lalu
Posmetro Medan - Kakek ini mendadak viral lantaran datang ke kantor pemadam kebakaran (damkar) buntut kemaluannya terjepit cincin paralon. Pengakuan yang dilontarkan si kakek juga bikin geleng-geleng kepala.
Pria lanjut usia (lansia) itu bernama Suroso, warga Kecamatan Jogorogo. Ia mengaku sengaja memasang pipa paralon 2 hari sebelum datang ke Damkar Ngawi meminta bantuan.
Suroso bergegas ke kantor damkar lantaran penisnya membengkak dan merasakan sakit luar biasa, membuatnya sulit buang air kecil. Hal itu dikatakan Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Damkar Ngawi, Purwanto.
Beliau itu memasang paralon di alat kemaluannya itu 2 hari sebelum laporan minta bantuan melepaskan. Karena dia merasakan sakit yang luar biasa dan tidak bisa buang air kecil akhirnya dia berinisiatif datang ke kami," kata Purwanto.
Baca Juga:
Ia mengungkapkan sengaja memasang paralon supaya kemaluannya tidak bereaksi saat mendapatkan rangsangan seksual. Suroso mengaku paralon tersebut mencegahnya untuk berfantasi.
"Katanya untuk mengantisipasi supaya tidak berhalusinasi atau berfantasi seksual sehingga kemaluannya tidak bereaksi saat dimasukkan pipa paralon air itu," imbuh Purwanto.
Baca Juga:
Sebelumnya, kakek itu datang ke Kantor Dinas Pemadam Kebakaran Ngawi pagi-pagi buta pada Selasa (13/5). Para petugas Damkar Ngawi dibikin kaget saat kakek itu menunjukkan kemaluannya.
Kakek itu meminta bantuan melepas pipa paralon berdiameter 3/4 dim dengan panjang kurang lebih 3 cm yang nyangkut di kemaluannya hingga bengkak. Sejak datang itu sang kakek terus merintih kesakitan.
"Kakek itu datang merintih kesakitan dan membuat kaget kami semua. Kok bisa burungnya masuk ke lubang paralon yang kecil itu sampai kesakitan," ujar Purwanto.
Petugas Damkar pun segera merujuk sang kakek ke Rumah Sakit Widodo untuk penanganan lebih lanjut. Di rumah sakit itu penanganan cincin paralon di kemaluan sang kakek dilakukan bersama petugas medis.
"Jadi dengan melibatkan petugas medis, pelapor kami bawa ke Rumah Sakit Widodo untuk proses lebih lanjut. Pelapor punya inisiatif langsung ke Damkar karena sering melihat Damkar dalam menangani aduan masyarakat," ungkap Purwanto.
Proses melepas paralon dari penis kakek Suroso itu tidak bisa dibilang gampang. Tim Damkar bersama tim medis di RS Widodo Ngawi butuh waktu hingga kurang lebih 1 jam sampai akhirnya cincin paralon itu terlepas.
"Proses penanganan membutuhkan waktu hampir satu jam lamanya mulai pukul 04.30 WIB hingga 05.30 WIB," tandas Purwanto.(dtc/mak)
Polda Sumut Gagalkan Pengiriman 44 Kg Sabu dari Aceh ke Medan.
Peristiwa 2 jam lalu
POSMETRO MEDAJ, Kuala Lumpur Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Karo meraih Gold Medal pada World Invention Competition and Exhibition (
Global 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto mengapresiasi pelaksanaan aksi unjuk rasa di Kantor DP
Peristiwa 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Toba Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sumatera Utara melihat potensi kolaborasi strategis dengan Pemerintah Kab
Sumut 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memperkuat penyelenggaraan pemerintahan berbasis digital melalui Evaluasi
Sumut 13 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) terus memperkuat pemb
Medan 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut), Surya, meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usa
Medan 14 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Alexander Halim alias Lim Sia Cheng alias Akuang yang divonis 10 tahun penjara dan uang pengganti Rp856.8 miliar namp
Medan 14 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) melibatkan sejumlah unsur eksternal dalam audit investigasi penangan
Medan 14 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Beringin Keterbatasan pasokan air bersih yang selama ini dirasakan masyarakat dijawab Pemerintah Kabupaten Deli Serdang de
Sumut 15 jam lalu