Wow..!!! Polda Sumut Ungkap Tiga Kasus Narkoba, Sita 244 Kg Sabu
Polda Sumut Ungkap Tiga Kasus Narkoba, Sita 244 Kg Sabu
Sumut 28 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan - Aktivitas pertambangan di Raja Ampat, Papua Barat Daya, menjadi sorotan dan menjadi polemik di masyarakat. Berbagai isu terkait tambang dan empat perusahaan yang mendapatkan izin makin banyak di tengah publik.
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Musa Rajekshah atau yang akrab disapa Ijeck buka suara soal kisruh tambang nikel di Raja Ampat, Papua. Ijeck bereaksi atas respon yang dilakukan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, dalam menyikapi polemik tambang nikel di Raja Ampat, Papua.
Ijeck menegaskan bahwa tudingan terhadap Menteri Bahlil terkait penerbitan izin tambang tidak berdasar dan perlu diluruskan.
Baca Juga:
Ia menyoroti fakta bahwa izin tambang tersebut telah diterbitkan sebelum Bahlil menjabat sebagai Menteri ESDM.
"Tudingan terhadap Pak Bahlil tidak berdasar dan perlu diluruskan demi menjaga objektivitas informasi publik. Sebagai Ketua Partai Golkar kehadiran Menteri Bahlil juga merupakan bukti kehadiran pemerintah dalam menyikapi persoalan secara konkret, bukan sekadar dari balik meja," ungkap Ijeck, Selasa (10/6/2025) dikutip dari Tribun.
Baca Juga:
Anggota Komisi V DPR RI ini mengajak masyarakat untuk tidak mudah termakan isu miring dan mencari tahu kebenaran fakta sebelum menyimpulkan terlalu dini.
Ia menjelaskan bahwa perdebatan nasional yang ramai di media sosial tentang Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Kawasan Raja Ampat ternyata disebarkan dengan informasi yang simpang siur, seolah-olah izin tersebut baru saja dikeluarkan.
"Yang jadi perdebatan secara nasional hari ini adalah di media sosial ramai memprotes tentang Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Kawasan Raja Ampat, Papua.
Namun, ternyata telah terjadi penyebaran informasi simpang siur, seolah-olah izin tambang tersebut dikeluarkan baru-baru ini saja. Sementara faktanya sebelum menjabat Menteri ESDM izin tersebut sudah dikeluarkan pada saat pejabat bapak Menteri Ignasius Jonan," jelas Ijeck.
Ijeck juga mendorong pemerintah untuk mengambil langkah-langkah strategis dalam melindungi kepentingan bangsa dan negara, termasuk dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan.
Polda Sumut Ungkap Tiga Kasus Narkoba, Sita 244 Kg Sabu
Sumut 28 menit lalu
Wali Kota Wesly Silalahi Sambut Silaturahmi Kapolres Pematangsiantar, Bahas Peningkatan Toleransi dan Perkuat Kolaborasi.
Sumut 58 menit lalu
Pria Ini Jual Hasil Curian Cuma Rp200 Ribu Padahal Barangnya AC dan Televisi.
Medan 2 jam lalu
Bakti Masyarakat, Ketua Kwarcab Samosir Kerahkan Ratusan Anggota Pramuka Bersihkan Danau Toba.
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN Persoalan publikasi jurnal internasional masih menjadi salah satu kendala dosen di Sumatera Utara dalam mengajukan kenaikan
Sumut 4 jam lalu
SAPA WARGA DI MEDAN SELAYANG, RICO WAAS BAWA SELURUH OPD TINDAKLANJUTI KELUHAN MASYARAKAT
Medan 4 jam lalu
Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Diganti, Kini Dijabat Brigjen Sonny Irawan
Inter-Nasional 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Humbang Hasundutan Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Baringin Natam, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasu
Sumut 7 jam lalu
POSMETRO MEDANmemperingati anniversary perak. Seperti kemilau dan daya tahan logam mulia, media pelopor jurnalisme pop ini eksis seperempat
Global 18 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Zainal Abidin Hutagal
Sumut 19 jam lalu