Gencar Patroli 3C, Polresta Deli Serdang Amankan Empat Remaja Diduga Hendak Tawuran
POSMETRO MEDANDeli Serdang Personel Unit Jatanras Polresta Deli Serdang bersama Personil Polsek Tanjung Morawa berhasil mengamankan empat
Kriminal 7 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan- Pencopotan Musa Rajeckshah (Ijeck) dari jabatannnya sebagai Ketua DPD Golkar Sumut semakin membenarkan dugaan tentang rendahnya kualitas dan karakter kepemimpinan Bahlil Lahadalia di dalam memimpin Partai Golkar.
Sebab, pencopotan Ijeck tersebut berarti membuang kader berprestasi demi memenuhi 'permintaan' fihak luar yang tak ada kaitannya dengan kepentingan Partai Golkar.
Kader Senior Golkar Sumut, Dr KRT H Hardi Mulyono Surbakti, MAP., menegaskan hal tersebut, berkaitan dengan kebijakan DPP Golkar yang mencopot Ijeck dan menggantikannya dengan Ahmad Doli Kurnia sebagai Plt Ketua DPD Golkar Sumut.
Baca Juga:
Hardi Mulyono menyebutkan, berdasarkan informasi yang diperolehnya dari bebeberapa sumber di DPP Golkar, bahwa pencopotan tersebut dikarena Ijeck tidak mau melaksanakan Musda Golkar Sumut dengan calon tunggal Hendriyanto Sitorus, Ketua Golkar Kabupaten Labuhanbatu Utara yang juga Bupati.
Sebagaimana dipahami masyarakat Sumut, munculnya nama Hendriyanto itu diduga kuat merupakan usulan dari Bobby Nasution yang kini menjabat sebagai Gubernur Sumut.
Baca Juga:
"Sangat kuat dugaan, pencopotan Ijeck tersebut atas permintaan dari Bobby Nasution," ujar Sekretaris Dewan Pertimbangan Golkar Sumut priosde 2020-2025, yang mengundurkan diri setahun lalu.
Karenanya, Hardi Mulyono menyimpulkan, pencopotan Ijeck tersebut semakin membenarkan dugaan banyak orang tentang rendahnya kualitas dan karakter kepemimpinan Bahlil Lahadalia di dalam memimpin Partai Golkar.
"Bahlil mencopot kader Golkar berprestasi, semata untuk memenuhi permintaan orang luar. Sangat memalukan," ujar Hardi, Sekretaris Golkar Sumut priode 2009-2012 tersebut.
Sebagaimana diketahui, Golkar Sumut dibawah kepemimpinan Ijeck berhasil menjadi partai pemenang pada Pileg 2024. Untuk DPRRI, Golkar Sumut meraih delapan kursi atau meningkat seratus persen dibanding Pileg 2019 yang henya memperoleh empat kursi. Jumlah ini menjadikan Golkar Sumut sebagai partai yang memperoleh suara terbanyak di DPRRI.
Sedangkan untuk DPRD Sumut, Golkar Sumut meraih 22 kursi dan berhak menduduki kursi Ketua DPRD Sumut. Jumlah ini jauh meningkat dibanding pileg sebelumnya yang hanya memperoleh 15 kursi.
POSMETRO MEDANDeli Serdang Personel Unit Jatanras Polresta Deli Serdang bersama Personil Polsek Tanjung Morawa berhasil mengamankan empat
Kriminal 7 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Deli serdang Viral di media sosial, seorang ibu melaporkan adanya transaksi jual beli narkoba di sekitar rumahnya,Satres Na
Kriminal 12 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Deli Serdang Satres Narkoba Polresta Deli Serdang salurkan AlQuran ke Rumah Tahfidz Quran ArRahmah yang berlokasi di De
Sumut 21 menit lalu
Miliki Potensi Besar, Medan Terus Tumbuh Menjadi Kota Metropolitan Berbasis Teknologi.
Medan 50 menit lalu
Cuaca kota Medan, Kamis 14 Mei 2026 diramal hujan ringan untuk banyak kawasan.
Medan 55 menit lalu
Wali Kota Medan Rico Waas Setuju Buka Posko Pengaduan untuk Siswa Terancam Dikeluarkan karena Tunggakan SPP.
Medan 55 menit lalu
Di tengah tingginya mobilitas masyarakat Sumatera Utara, ancaman campak kembali mengetuk pintu kewaspadaan.
Sumut 3 jam lalu
Kapolsek Medan Kota Pimpin Pengamanan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus di Gereja HKBP Sudirman.
Medan 4 jam lalu
Warga Temukan Mayat &039Pak Ogah&039 Gantung Diri di Bawah Jembatan Titi Kuning Medan.
Peristiwa 4 jam lalu
Pelaku Pencurian Perhiasan dan Pembakaran Rumah Hakim Tipikor Mulai Diadili di PN Medan.
Kriminal 5 jam lalu