Sabtu, 06 Juni 2026

Gus Hilmi Tegur Bahlil: Kemuliaan Lailatul Qadar Tidak Pantas Dijadikan Bahan Candaan

Faliruddin Lubis - Sabtu, 07 Maret 2026 15:29 WIB
Gus Hilmi Tegur Bahlil: Kemuliaan Lailatul Qadar Tidak Pantas Dijadikan Bahan Candaan
IST
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia saat mebberikan keterangan di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Jumat (6/3/2026).

POSMETRO MEDAN, Jakarta -- Pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang berkelakar soal Lailatul Qadar menuai perhatian publik.

Candaan tersebut mendapat tanggapan langsung dari cendekiawan Nahdlatul Ulama (NU), Gus Hilmi Firdausi.

Seperti diketahui, Bahlil sempat menyebut bahwa bagi Partai Golkar, "Lailatul Qadar" diibaratkan sebagai momen ketika jumlah kursi partai bertambah.

Baca Juga:

Pernyataan tersebut kemudian menjadi perbincangan di media sosial.

Menanggapi hal itu, Gus Hilmi Firdausi mengingatkan agar pejabat publik lebih berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan, terlebih jika menyangkut hal yang dianggap sakral dalam ajaran Islam.

Baca Juga:

"Kemuliaan Lailatul Qodar tidak pantas dijadikan bahan bercanda Pak Menteri," ujar Gus Hilmi, Sabtu (7/3/2026).

Ia kemudian meminta agar pejabat publik, tidak terkecuali Bahlil, agar tetap berhati-hati dalam memilih materi candaan.

"Mohon sebagai pejabat publik lebih hati-hati dalam berucap," imbuhnya.

Gus Hilmi bilang, Lailatul Qadar merupakan malam yang sangat dimuliakan dalam Islam, sehingga tidak selayaknya dijadikan bahan kelakar dalam konteks politik.

"Syukur-syukur anda mau klarifikasi dan minta maaf," kuncinya.

Tags
beritaTerkait
Soroti Dugaan Pelanggaran Paspor, Menteri Imipas Tegaskan Sanksi Pidana bagi Oknum Nakal
Dukung Swasembada Energi Nasional, Bobby Nasution Dorong Percepatan Legalisasi Sumur Minyak Rakyat di Sumut
Pembangunan Kantor Kemenag Tandai Penguatan Kawasan Perkantoran Terpadu Deli Serdang
Pemkab Deli Serdang Gandeng Kementerian HAM Selesaikan Persoalan Aset di Lahan HGU
Menteri Agus Andrianto Minta Jajarannya Akomodatif Dukung KPK
Nilai Pemerasan Kasus yang Jerat Silmy Karim dkk Capai Ratusan Miliar
komentar
beritaTerbaru