Matiti Belum Usai: Kuasa Hukum Minta Aparat Bongkar Rangkaian Peristiwa 12 September
MATITI BELUM USAI KUASA HUKUM MINTA APARAT BONGKAR UTUH RANGKAIAN PERISTIWA 12 SEPTEMBER
Sumut satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan –Pria berinisial UG bersama istrinya dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumatera Utara atas dugaan tindak pidana suap terhadap seorang anggota Brimob. Laporan resmi tercatat dengan nomor STPL/B/918/VI/2025/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA, tertanggal 12 Juni 2025.
Pelaporan ini dilakukan oleh kuasa hukum pelapor dari Lembaga Bantuan Hukum Himpunan Advokat/Pengacara Indonesia (LBH HAPI) Sumut, Berita Jaya Telaumbanua, S.H., M.H., beserta tim. Dalam keterangannya, Berita Jaya menyatakan bahwa UG dan istrinya diduga memberikan uang sebesar Rp600 juta kepada anggota Brimob Poldasu berinisial AB.
"Perbuatan terlapor diduga melanggar hukum karena menyuap anggota Brimob Poldasu dengan tujuan agar anaknya bisa lolos seleksi Bintara Polri. Uang diserahkan secara tunai dan melalui transfer. Bukti berupa kwitansi dan bukti transfer telah kami serahkan kepada penyidik," ujar Berita Jaya, Kamis (12/6/2025).
Baca Juga:
Ia menambahkan, perbuatan yang dilakukan oleh terlapor melanggar Pasal 209 KUHP, yang mengatur tentang penyuapan terhadap pegawai negeri atau penyelenggara negara. "Siapapun yang melakukan penyuapan untuk kepentingan pribadi melanggar hukum dan harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku," tegasnya.
Kronologi Dugaan Suap
Baca Juga:
Dugaan kasus suap ini bermula pada Desember 2023, saat UG menjalin komunikasi dengan AB untuk meminta bantuan melatih anaknya dalam persiapan seleksi Bintara Polri. Permintaan tersebut awalnya ditolak oleh AB. Namun, setelah beberapa kali permintaan, akhirnya AB menyetujui untuk melatih anak UG.
Beberapa bulan kemudian, komunikasi terus berlanjut dan UG diduga mulai menawarkan sejumlah uang kepada AB, dengan tujuan agar uang tersebut diserahkan kepada oknum di Polda Sumut guna meloloskan anaknya masuk kepolisian.
Pada 22 April 2024, UG bersama istrinya diduga menyerahkan uang tunai sebesar Rp300 juta kepada AB. Kemudian pada 21 Mei 2024, Utema kembali mentransfer uang sebesar Rp300 juta ke rekening AB untuk tujuan yang sama.
Atas dasar itu, UG dan istrinya resmi dilaporkan ke Polda Sumut karena diduga melakukan penyuapan kepada anggota Brimob. Kasus ini kini telah masuk tahap penyelidikan dan penyidikan oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak UG maupun Polda Sumut.(Red)
MATITI BELUM USAI KUASA HUKUM MINTA APARAT BONGKAR UTUH RANGKAIAN PERISTIWA 12 SEPTEMBER
Sumut satu jam lalu
Anggota DPR RI Musa Rajekshah meninjau pembangunan dinding penahan banjir di Tebing Tinggi.
Sumut 2 jam lalu
Pengusaha Konstruksi Lokal Bersama PERMADA Turun ke Jalan, Desak Klarifikasi Polemik Paket Proyek Disdik Langkat
Sumut 2 jam lalu
Lima Ekor Lembu Milik Warga Ditemukan Mati Diduga Diracun di Perkebunan Serbelawan
Sumut 2 jam lalu
Dua Pelaku Curat Toko Rp 157 Juta Dibekuk Satreskrim Binjai.
Sumut 2 jam lalu
Diulosi di Istana Maimun, Sultan Deli Doakan Mubes I dan Pelantikan DPP HBB
Sumut 3 jam lalu
Di Hadapan Mahasiswa Al Wasliyah, Kapolrestabes Medan Bicara Bela Negara dan Narkoba.
Medan 4 jam lalu
Pimpinan Sinode GKPS Bergerak Cepat Mengamankan Aset Legal Gereja.
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDANSIMALUNGUNPEMATANGSIANTAR Bagi Darma Putra Rangkuti, S.Hut., M.Si., reses bukan sebatas pertemuan, menyerap aspirasi, lal
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN Di hari Jumat Berkah DPC Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kota Medan kembali menerima bantuan sosial berupa se
Medan 4 jam lalu