Polsek Deli Tua Gelar Kegiatan 'Police Go To School'
Polsek Deli Tua Gelar Kegiatan &039Police Go To School&039
Sumut 13 menit lalu
POSMETRO MEDAN-Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dikabarkan bakalan terbang ke China dan Inggris pada pertengahan Juni 2026 mendatang.
Kunjungan Purbaya ke dua negara itu untuk mempromosikan rencana penerbitan surat utang global berdenominasi yuan atau Panda Bond kepada para investor.
"Minggu depan saya akan ke China. Tanggal 16 (Juni) ke China untuk promosi Panda Bond," kata Purbaya pada Jumat (5/6/2026) seperti diberitakan JPNN.
Baca Juga:
Setelah dari China, Purbaya akan melanjutkan lawatan ke Inggris untuk bertemu investor dan menyampaikan kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai tetap kuat.
"Untuk meyakinkan bahwa memang pemerintah menjalankan kebijakan ekonomi yang baik," ujarnya.
Baca Juga:
Menurut dia, rangkaian kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas basis investor. Termasuk mendukung strategi diversifikasi sumber pembiayaan negara melalui penerbitan surat utang.
Sebelumnya, Purbaya menargetkan penerbitan Panda Bond bisa direalisasikan pada Juni 2026.
Dia mengaku telah menerima laporan dari Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Suminto terkait persiapan penerbitan instrumen itu.
Penerbitan Panda Bond menjadi salah satu strategi diversifikasi pembiayaan agar APBN tidak bergantung pada satu sumber pendanaan tertentu.
Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) menyatakan mendorong penerbitan instrumen keuangan berdenominasi renminbi, termasuk Panda Bonds dan Dim Sum Bonds oleh pemerintah Indonesia, guna mendukung pendalaman pasar valuta asing (valas) domestik.
Deputi Gubernur BI Thomas Djiwandono dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI di Jakarta, bulan lalu mengatakan penerbitan Panda Bonds dapat menjadi alternatif penempatan renminbi sekaligus memperkuat likuiditas mata uang China itu di pasar domestik.
Sekadar diketahui, nilai tukar Rupiah (kurs) pada perdagangan Jumat (5/6/2026)sore menguat 13 poin dan berada di level Rp 18.036 per Dolar AS (USD) dari penutupan sebelumnya Rp 18.049 per Dolar AS.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat pagi berpotensi bergerak volatil seiring pelaku pasar mencermati sentimen dari domestik maupun global. Head of Research Kiwoom Sekuritas Liza Camelia Suryanata menilai selama IHSG mampu bertahan di atas area 5.644-5.600, peluang penguatan menuju 6.000-6.050 hingga 6.181-6.230 masih terbuka.***
Polsek Deli Tua Gelar Kegiatan &039Police Go To School&039
Sumut 13 menit lalu
Terlibat Aksi Rusak Rumah dan Jarah Warung Saat Tawuran, Pelaku Curat Diamankan Polres Pelabuhan Belawan.
Peristiwa 43 menit lalu
Dua Terduga Spesialis Curanmor Ditangkap Polsek Medan Kota, Nekat Beraksi di Sejumlah Lokasi
Medan satu jam lalu
Polres Sergai dan Polsek Pantai Cermin Gerebek Sarang Narkoba di Kota Pari, Dua Pelaku Ditangkap.
Peristiwa 2 jam lalu
Menkeu Purbaya Kena Reshuffle Mendadak, Pasar Keuangan Berpotensi Tertekan
Peristiwa 2 jam lalu
Polisi menggagalkan aksi tawuran antar sekelompok anak muda yang hendak terjadi di kawasan Simpang Tanjung Purba, Nagori Cingkes.
Peristiwa 2 jam lalu
Wali Kota Wesly Diwakili Sekda Junaedi Hadiri Pesta OlobOlob GKPS Resort Siantar III.
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDANMEDAN Penantian panjang kepengurusan definitif Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sumatera Utara (Sumut) akhirnya beruj
Politik 3 jam lalu
Polres Humbang Hasundutan meningkatkan pengamanan pasca kericuhan.
Peristiwa 3 jam lalu
Ditresnarkoba Polda Sumut mengamankan Heri Fareja alias Erik (24) di Jalan Ring Road, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang.
Medan 3 jam lalu