Rabu, 05 Agustus 2026

Jejak Pekebun dan Perkebunan Sumatera Timur

Administrator - Selasa, 30 September 2025 07:20 WIB
Jejak Pekebun dan Perkebunan Sumatera Timur
IST
Dok

Perluasan cepat, dari 2.600 hektare pada 1916 menjadi lebih dari 11 ribu hektare pada 1922. Nama-nama seperti Marihat, Pulau Raja, Sungai Liput, dan Medang Ara tercatat sebagai pusat produksi.

Pabrik CPO pertama di dunia berdiri di Tanah Itam Ulu pada 1913 dan mulai beroperasi tiga tahun kemudian.

Baca Juga:

Sawit unggul karena produktivitas tinggi, biaya produksi rendah, dan permintaan untuk produk hilir minyak goreng, margarin, deterjen semakin meningkat.

Teh, Warisan Hijau Sumatea Timur

Baca Juga:

Teh muncul sebagai upaya diversifikasi. Percobaan pertama dilakukan 1898 di Rimbun, Deli Hulu, namun sempat dianggap tidak prospektif. Berkat ketekunan A. Ris, pengusaha Swiss, teh terbukti cocok di Sumatra Timur.

Sejak 1910, modal Jerman dan Inggris mulai mengalir untuk membangun perkebunan teh di sekitar Pematang Siantar. Perusahaan besar seperti HVA dan NHM menandai era baru investasi teh sejak 1918. Tanah Deli menunjukkan kapasitasnya menopang industri teh kelas dunia, selain tembakau, karet, dan sawit.

Jejak Planters yang Terlupakan

Ladang, pohon, dan pabrik yang dulu berjaya kini menjadi warisan sejarah. Dari daun cerutu, getah karet, minyak sawit, hingga teh, Sumatera Timur menyimpan jejak kapital yang mengubah lanskap sosial dan ekonomi.

Namun perubahan tata ruang, okupasi lahan, dan pergeseran pasar global membuat beberapa komoditas meredup. Temanggung hijau, getah hitam, dan tangkai sawit tetap hidup di arsip dan foto kolonial, menunggu cerita berikutnya untuk dibuka kembali.(Erni Tanjung)

Editor
: Administrator
Tags
beritaTerkait
Ketika Peti Mati Almarhum DL Sitorus Masih Menarik Perhatian Publik
Konsisten, PTPN IV Palmco Tahun Ini Bagikan Dividen Rp2,83 Triliun
Duh, Pupuk Subsidi 'Menghilang', Kadis Pertanian Simalungun Kemana?
Tembus Rp7,08T, Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90,3 Persen pada 2025, Ditopang Produksi dan Efisiensi
Kapolres Labuhanbatu Pimpin Press Release Pengungkapan Kasus Dugaan Penganiayaan yang Mengakibatkan Korban 'MD'
Seling Kawat Baja Diduga Kadaluarsa, Sambar Mata Karyawan PKS PTPN IV Ajamu
komentar
beritaTerbaru