Rabu, 11 Februari 2026

Jelang Nataru, Harga Cabai Rawit dan Bawang di Medan Meroket

Evi Tanjung - Minggu, 21 Desember 2025 20:46 WIB
Jelang Nataru, Harga Cabai Rawit dan Bawang di Medan Meroket
Byr
Aktivitas jual beli di Pasar Induk Lau Cih, Kelurahan Kemenangan Tani, Medan Tuntungan, pada Minggu (21/12/2025)

POSMETRO MEDAN, Medan -Stabilitas harga pangan di Kota Medan mulai goyah menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Berdasarkan pantauan di sejumlah pasar tradisional, seperti Pasar Induk Lau Cih, Kelurahan Kemenangan Tani Medan Tuntungan, Pasar Jahe di Jalan Jahe, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, dan Pusat Pasar, kawasan Kecamatan Medan Kota pada Minggu, (21/12/2025).

Ayam potong naik Rp 35000- Rp 37.000 / kg.

Sejumlah bahan pokok mengalami lonjakan harga yang signifikan, terutama cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih.

Kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai rawit merah yang kini menyentuh angka Rp75.000–Rp80.000/kg. Harga ini melonjak dua kali lipat dari harga normal bulan lalu yang berkisar di angka Rp40.000/kg. Sementara itu, bawang putih dan bawang merah merangkak naik ke harga Rp45.000/kg dari sebelumnya Rp35.000/kg, dan kentang ikut naik menjadi Rp10.000/kg.

Tidak hanya cabai dan bawang, harga daging ayam potong juga mengalami kenaikan. Harga yang biasanya stabil di kisaran Rp35.000–Rp37.000/kg, kini menembus Rp40.000/kg.

Sulastri (43), salah seorang pedagang di Pasar Induk Lau Cih, mengungkapkan bahwa tingginya curah hujan sepanjang Desember menjadi pemicu utama meroketnya harga cabai rawit dan bawang. Kondisi cuaca ekstrem membuat petani kesulitan memanen. Ditambah lagi, bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera Utara awal bulan ini turut menghambat jalur distribusi.

"Kenaikan cabai rawit sudah terasa sejak awal Desember. Curah hujan tinggi membuat hasil ladang rusak dan pasokan ke pasar berkurang drastis," jelas Sulastri.

Kondisi serupa terlihat di Pasar Jahe, Murniati (60), pedagang cabai di pasar tersebut, menyebutkan harga cabai rawit melambung menjadi Rp80.000/kg dari sebelumnya Rp40.000/kg. Bawang putih pun naik ke kisaran Rp40.000–Rp45.000/kg.

Sementara itu, di Pusat Pasar, Hendra (47) juga mengatakan lonjakan serupa untuk cabai rawit dan bawang, meski harga sayur-mayur lainnya terpantau masih stabil.

Menariknya, di tengah kenaikan cabai rawit, harga cabai merah justru mengalami penurunan ke angka Rp35.000/kg. Menurut Sulastri, hal ini terjadi akibat dampak lanjutan krisis BBM yang sempat melanda Kota Medan beberapa waktu lalu. Stok cabai merah yang sebelumnya sempat tertahan kini dikeluarkan secara bersamaan ke pasar, sehingga pasokan melimpah.

"Cabai merah malah turun ke Rp35.000/kg. Ini efek lanjutan krisis BBM kemarin; stok yang sempat tertahan akhirnya dikeluarkan semua ke pasar secara bersamaan," lanjut Sulastri.

Kondisi ini mulai dikeluhkan oleh konsumen. Harulina, seorang ibu rumah tangga, mengaku harus memutar otak agar kebutuhan dapur tetap terpenuhi.

"Biasanya beli ayam dua kilogram, sekarang terpaksa dikurangi jadi satu setengah kilogram saja. Begitu juga cabai. Kalau dipaksakan beli porsi biasa, uang belanja tidak akan cukup untuk kebutuhan lain," keluh Harulina saat ditemui di Pasar Induk Lau Cih.

Meski demikian, beberapa komoditas terpantau masih stabil, seperti tomat, bawang prei, kol, wortel, kacang panjang, hingga daun seledri.(BYR)

Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru