Ahmad Faris Hidayah Marpaung, Peraih 5 Penghargaan Pada Ajang Project Ilmiah SDGs Tingkat Internasional
Ahmad Faris Hidayah Marpaung, Peraih 5 Penghargaan Pada Ajang Project Ilmiah SDGs Tingkat Internasional.
Sumut 10 menit lalu
POSMETROMEDAN, Medan – Gelombang pengunduran diri pejabat kembali terjadi di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Fitra Kurnia serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Hendra Dermawan resmi mengundurkan diri dari jabatannya.
Alasan pengunduran diri yang beredar ke publik kembali mengarah pada faktor kesehatan. Namun, fenomena ini justru memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat. Pasalnya, dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah pejabat di era kepemimpinan Gubernur Bobby Nasution disebut-sebut "mendadak sakit" atau memilih mundur dari jabatan strategis.
Kondisi tersebut menimbulkan spekulasi publik: benarkah murni karena faktor kesehatan, atau ada tekanan dan persoalan lain yang lebih serius di balik layar pemerintahan?
Baca Juga:
Pengamat kebijakan publik menilai, mundurnya dua kepala dinas penting tidak bisa dilihat sebagai peristiwa biasa. Disperindag ESDM dan PUPR merupakan dua dinas strategis yang berkaitan langsung dengan sektor anggaran besar, proyek infrastruktur, serta pengelolaan sumber daya.
"Kalau satu dua pejabat mundur karena sakit mungkin wajar. Tapi kalau berulang dan terjadi pada pejabat strategis, publik berhak curiga. Bisa jadi ada tekanan kerja yang ekstrem, konflik internal, atau persoalan kebijakan yang tidak sejalan," ujar salah satu pengamat yang enggan disebutkan namanya.
Baca Juga:
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan rinci dari pihak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terkait alasan detail pengunduran diri kedua pejabat tersebut. Gubernur Bobby Nasution juga belum memberikan pernyataan resmi yang menjawab keresahan publik mengenai maraknya pejabat "mendadak sakit" di masa kepemimpinannya.
Masyarakat pun mendesak adanya keterbukaan informasi agar tidak muncul dugaan adanya persoalan non-medis, mulai dari tekanan politik, beban target kerja yang tidak realistis, hingga potensi masalah hukum yang belum terungkap ke publik.
Transparansi dinilai penting agar kepercayaan publik terhadap pemerintahan tetap terjaga, sekaligus memastikan roda birokrasi berjalan sehat, bukan hanya di atas kertas, tetapi juga dalam praktiknya.( Rez)
Ahmad Faris Hidayah Marpaung, Peraih 5 Penghargaan Pada Ajang Project Ilmiah SDGs Tingkat Internasional.
Sumut 10 menit lalu
Wali Kota Temui Para Pedagang di Alunalun Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah Tanjung Balai.
Sumut 33 menit lalu
Anggota DPRD Medan Rommy Desak Evaluasi Lurah dan Pendamping PKH Polonia.
Medan 50 menit lalu
Polres Tapanuli Tengah Tangkap Pengedar Narkoba di Pandan, Barang Bukti Ganja Disita
Sumut satu jam lalu
Gempa Dahsyat 7,4 M Guncang Kolombia Barat, 254 Orang Tewas, Ribuan Orang Hilang.
Peristiwa 2 jam lalu
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan upaya peredaran narkotika jenis ganja dari Penyabungan ke Jakarta.
Peristiwa 5 jam lalu
Wali Kota Tanjungbalai Launching Penerapan ASN BerAKHLAK, ASN Pemko Tanjungbalai Harus Memiliki Semangat "Bangga Melayani Bangsa".
Sumut 6 jam lalu
Pasha Ungu Desak Polri Bertindak Promo Miras Pakai Ayat AlQuran.
Inter-Nasional 7 jam lalu
Sat Binmas Polres Pematangsiantar Aksi Sosial ke Panti Sosial dan Warga Kurang Mampu.
Sumut 7 jam lalu
Danramil dan Forkopimcam Siantar Marihat Tanam Pohon di Pinggir Sungai, Dorong Kepedulian Lingkungan.
Global 8 jam lalu