Rabu, 01 Juli 2026
Catatan Redaksi Posmetro Medan

Hari Bhayangkara ke-80: Jejak Pembenahan dari Sumut

Toga Nainggolan - Rabu, 01 Juli 2026 07:13 WIB
Hari Bhayangkara ke-80: Jejak Pembenahan dari Sumut

POSMETRO MEDAN

Delapan puluh tahun perjalanan Kepolisian Negara Republik Indonesia bukan hanya catatan panjang tentang sejarah sebuah institusi. Ia adalah kisah perjalanan bagaimana Polri terus beradaptasi, berbenah, dan menjawab harapan masyarakat yang semakin berkembang.

Di tengah tuntutan zaman yang berubah cepat, ukuran keberhasilan kepolisian hari ini tidak lagi hanya dilihat dari kemampuan menjaga keamanan dan menegakkan hukum. Lebih dari itu, publik menilai bagaimana Polri hadir sebagai institusi yang dekat, melayani, dan memberikan rasa nyaman.

Baca Juga:

Semangat itulah yang terasa dalam kepemimpinan Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, SIK, MH.

Menjadi Kapolda Sumatera Utara bukanlah tugas ringan. Sumut adalah provinsi dengan dinamika sosial yang kompleks. Wilayahnya luas, masyarakatnya sangat beragam, aktivitas ekonominya tinggi, dan tantangan keamanan yang dihadapi juga tidak sederhana. Dari persoalan kriminalitas, narkotika, konflik sosial, hingga berbagai persoalan masyarakat yang membutuhkan respons cepat dan tepat.

Baca Juga:

Dalam kondisi seperti itu, mampu menjalankan tugas pokok kepolisian dengan baik saja sudah merupakan capaian tersendiri. Namun Whisnu memilih melangkah lebih jauh.

Ia tidak hanya menjalankan fungsi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menghadirkan semangat perubahan melalui berbagai pembenahan yang menyentuh langsung kebutuhan publik.

Sejak awal menjabat Kapolda Sumut, satu kata yang sering dikedepankannya adalah "berbenah". Sebuah kata sederhana, tetapi menjadi gambaran dari cara kerja yang ia bangun: memperbaiki yang kurang, meningkatkan yang sudah baik, dan menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas.

Menariknya, Whisnu bukan tipe pemimpin yang banyak mengumbar pernyataan. Ia tidak terlalu sibuk membangun citra melalui kata-kata. Ia lebih memilih bekerja, memastikan program berjalan, dan membiarkan hasil yang berbicara.

Karakter itulah yang kemudian terlihat dari berbagai perubahan yang terjadi di lingkungan Polda Sumut.

Halaman:
Editor
: Adam Wizard
Tags
beritaTerkait
Tokoh Masyarakat Sumut Akui Kapolda Sebagai Sosok Bhayangkara yang Holistik
Hangat Membangun Kedekatan
Hari Raya Kurban Bukan Tentang Siapa yang Paling Banyak Memberi, Tapi Siapa yang Paling Ikhlas Berbagi
20 Gedung Baru dan Fasum Berdiri di Polda Sumut, Kapolda Whisnu Hermawan: Simbol Perubahan
Keren! Polda Sumut Raih Penghargaan Pengelolaan BMN Terbaik Nasional
Gandeng Pencipta Lagu Siti Mawarni, Kapolda Sumut Ajak Masyarakat Perangi Narkoba
komentar
beritaTerbaru