Rabu, 13 Mei 2026

Israel Cegat dan Tahan Aktivis di Armada Sumud Flotilla, Massa Demo di Seluruh Dunia

Administrator - Kamis, 02 Oktober 2025 16:00 WIB
Israel Cegat dan Tahan Aktivis di Armada Sumud Flotilla, Massa Demo di Seluruh Dunia
Istimewa
Orang-orang berbaris membawa bendera Palestina raksasa dalam aksi mogok nasional bertajuk Mari Blokir Semuanya sebagai bentuk solidaritas dengan warga Palestina di Gaza dan menyerukan penghentian pengiriman senjata ke Israel, di Roma pada 22 September.

.posmetromedan.id">POSMETRO MEDAN,Jakarta -- Tindakan Israel mencegat armada Global Sumud Flotilla (GSF) yang membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza pada Rabu (1/10/2025) malam memicu gelombang protes besar di berbagai kota di seluruh dunia.

Ribuan orang turun ke jalan di kota-kota besar seperti Roma, Milan, dan Naples di Italia; Madrid di Spanyol; Istanbul di Turkiye; dan Buenos Aires di Argentina. Massa mengutuk tindakan Israel tersebut sekaligus menuntut Palestina merdeka.

Di Italia, para demonstran bahkan memblokade stasiun metro di Roma sambil meneriakkan "Free Palestine" atau "Palestina Merdeka".

Baca Juga:

Di Buenos Aires, para pengunjuk rasa mendesak pemerintah Argentina untuk menuntut pembebasan Celeste Fierro, seorang legislator terpilih yang berada di kapal Adara, salah satu armada GSF.

Di Turkiye, lebih banyak demonstrasi berlangsung dengan seruan kuat untuk mendukung Palestina dan menentang kebijakan luar negeri Israel.

Baca Juga:

Meskipun negara-negara ini tidak sepakat dalam beberapa hal, mereka bersatu dalam kecaman terhadap pencegatan yang dilakukan oleh Israel. Armada GSF mulanya bertolak dari Spanyol.

Kemudian diperkuat oleh konvoi tambahan dari Italia dan Tunisia, sebagaimana dilansir Euronews.

Setidaknya ada 500 aktivis yang ikut dalam armada tersebut, termasuk aktivis iklim Greta Thunberg dan cucu Nelson Mandela, Mandla Mandela.

Mereka bertujuan untuk mematahkan blokade Israel yang telah berlangsung selama 18 tahun terhadap Gaza.

Kapal-kapal tersebut membawa misi kemanusiaan untuk menyampaikan bantuan ke Gaza yang dilanda krisis kemanusiaan. Namun, saat berada di perairan internasional utara Mesir, Israel mencegat setidaknya 21 dari 43 kapal dan menyulut kemarahan di berbagai negara.

Halaman:
Editor
: Indrawan
Tags
beritaTerkait
Camat Medan Polonia Fasilitasi Mediasi Persoalan Penutupan Tembok Viral di Jalan Pekong
JB Bastian Siringoringo Mandataris Garda Pemuda NasDem Kota Medan Periode 2026 - 2031
Tertimbun Longsor, 2 Pekerja Pengambil Timah di Area Bekas PT Gunung Gahapi Sakti Ditemukan Tewas
Dua Pembobol Rumah Dibekuk
PWI Sumut Gelar Family Gathering 4 Juli 2026, Biayanya Rp 20.000 per Orang
Puskesmas Medan Labuhan Pastikan Kondisi Bayi Salwa Membaik dan Berat Badan Meningkat Pasca Operasi
komentar
beritaTerbaru