Sabtu, 08 Agustus 2026

Malam Mencekam di PTPN IV Ajamu, Satu Kopel Rumah Karyawan Dilalap Api.

Evi Tanjung - Sabtu, 08 Agustus 2026 09:59 WIB
Malam Mencekam di PTPN IV Ajamu, Satu Kopel Rumah Karyawan Dilalap Api.
Kholik
Pondok Wesel permukiman karyawan PTPN IV Ajamu ludes terbakar, Jumat ( 7/8/2026). Konsleting listrik diduga jadi penyebab utama

POSMETRO MEDAN Labuhanbatu - Malam yang semestinya berlangsung tenang berubah menjadi mencekam di Pondok Wesel kawasan permukiman karyawan PTPN IV Ajamu. Kobaran api tiba-tiba melahap satu kopel rumah karyawan hingga membuat suasana panik, di Pondok Wesel PTPN IV Perkebunan Ajamu Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara. Jumat (7/8/2026) sekira pukul pukul 20.00 Wib.

Api dengan cepat membesar dan membakar seluruh bangunan. Kepulan asap tebal membubung, sementara warga di sekitar lokasi berupaya menyelamatkan barang-barang yang masih dapat dievakuasi.

Dalam waktu singkat, kobaran api menguasai bangunan lama yang sudah lapuk dan terbuat dari papan . Satu kopel rumah karyawan tersebut akhirnya ludes dilalap si jago merah. Kondisi bangunan yang terbakar membuat proses penyelamatan harta benda menjadi sulit.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya memberikan pertolongan dan menghubungi petugas pemadam kebakaran milik PTPN IV Ajamu. Suasana di sekitar lokasi pun dipenuhi kepanikan saat api terus berkobar.

Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Begitu pula dengan total kerugian material akibat peristiwa ini masih dalam pendataan.

Keterangan salah satu warga yang ditemui, "Rumah tersebut dihuni, Maurin Silvia, dan sebelahnya salah satu guru SMP Yapendak, Ibuk Liliyanti." Katanya.

Mobil Petugas Pemadam Kebakaran PTPN IV Ajamu dikhabarkan diduga dalam keadaan rusak. Pemadaman api dilakukan dengan menggunakan mesin genset mini yang airnya dimanfaatkan dengan menggunakan polytank didatangkan dengan menggunakan 2 unit mobil doble cabin.

Api dengan cepat melalap bangunan yang didominasi papan dan material mudah terbakar. Warga bersama petugas berjibaku memadamkan kobaran api agar tidak merembet ke rumah-rumah lain di kawasan emplasemen.

Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran maupun besarnya kerugian material yang ditimbulkan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber api, sementara pendataan terhadap penghuni rumah terdampak juga terus dilakukan.

Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru