Sekda Deli Serdang Lantik Tiga Pejabat Pengawas, Tekankan Integritas dan Kinerja
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Deli Serdang, Dedi Maswardy, mengambil sumpah/janji dan melantik tiga pej
Sumut 14 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menjadi sorotan setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan potensi kerugian negara mencapai Rp1,33 triliun dalam pengelolaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
Temuan tersebut kini telah berkembang ke tahap penyidikan oleh Kejaksaan Negeri Karawang.
Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan Semester II-2025 BPK mengungkap sejumlah kelemahan serius dalam tata kelola KPRBTN, mulai dari ribuan sertifikat rumah yang belum terselesaikan, keberadaan sertifikat yang tidak jelas dan diketahui keberadaannya hingga dugaan penggunaan 1.215 debitur joki dengan nilai kredit mencapai Rp628,45 miliar.
Baca Juga:
"Angsuran kredit diduga dibiayai oleh pengembang PT Bumi Artha Sedayu (BAS), " tulis BPK dalam laporannya.
Penyidik Kejari Karawang juga menemukan indikasi manipulasi data debitur, penggunaan dokumen palsu, serta pencairan kredit terhadap rumah yang belum selesai dibangun bahkan belum berdiri sama sekali. Dugaan penyimpangan tersebut melibatkan proyek perumahan yang dikembangkan PT Bumi Artha Sedayu (BAS).
Baca Juga:
Di tengah kasus tersebut, rasio kredit bermasalah (NPL) KPR komersial BTN tercatat mencapai 5,2 persen atau sekitar Rp5,8 triliun per Maret 2026, jauh di atas batas ideal industri perbankan. BTN bahkan menyumbang sekitar 31,5 persen dari total NPL KPR nasional.
Meski demikian, BTN membantah adanya kredit fiktif dan menyatakan telah melakukan berbagai langkah perbaikan, termasuk memperketat verifikasi debitur, memperkuat pengawasan kredit, serta menindaklanjuti rekomendasi BPK.
Corporate Secretary BTN, Ramon Armando menegaskan kredit yang menjadi sorotan bukan kredit fiktif karena rumah dan fasilitas pembiayaannya ada secara nyata.
"BTN saat ini tengah melakukan langkah-langkah tindak lanjut secara bertahap dan menyeluruh atas rekomendasi dimaksud," ujar Ramon.
Sementara itu, BPK mendesak BTN melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyaluran KPR dan mempercepat penyelamatan kredit bermasalah. (deempatbelas.com)
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Deli Serdang, Dedi Maswardy, mengambil sumpah/janji dan melantik tiga pej
Sumut 14 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mengapresiasi keberhasilan Polresta Deli Serdang mengamankan 12 bandar narko
Sumut 20 menit lalu
POSMETRO MEDAN Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kota Medan kembali menunjukkan kepedulian sosial
Medan 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN Forum Komunikasi Antar Lembaga Adat (FORKALA) Kota Medan kembali menggelar program &039Goes to School ke 4. Kali ini lemba
Medan 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN Satresnarkoba Polrestabes Medan kembali menunjukkan eksistensinya, dalam memberantas peredaran narkoba. Kali ini, petugas be
Medan 3 jam lalu
POSMETRO MEDANMedan, Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi digital sebagai langkah stra
Medan 8 jam lalu
POSMETRO MEDANMedan, Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus mendorong optimalisasi pemanfaatan aset daerah guna menunjang pelayanan publik s
Medan 8 jam lalu
Posmetro Medan , BINJAI Satresnarkoba Polres Binjai mengamankan dua lakilaki berinisial DR (37) dan HA (18) dari lokasi berbeda dengan
Kriminal 14 jam lalu
Sat Resnarkoba Polres Tapteng Bekuk Buruh Harian Diduga Pengedar Sabu di Pandan.
Sumut 19 jam lalu
Kakanwil Ditjenpas Sumut Tinjau Lahan Ketahanan Pangan Rutan Tanjung Pura.
Sumut 20 jam lalu