Sabtu, 04 Juli 2026
Pesan di HUT ke-80 Bhayangkara

Presiden Prabowo Minta Polri Kawal Kerukunan Umat dan Toleransi

P. Silalahi - Sabtu, 04 Juli 2026 17:30 WIB
Presiden Prabowo Minta Polri Kawal Kerukunan Umat dan Toleransi
kemenag.go.id
Presiden Prabowo Subianto yang meminta agar tetap mengawal kerukunan umat dan toleransi.

POSMETRO MEDAN- Presiden Prabowo Subianto menegaskan hakikat keamanan nasional yang sejati tidak hanya diukur dari ketiadaan tindak kejahatan, melainkan dari adanya rasa aman dan jaminan bagi masyarakat, termasuk untuk dapat beribadah dengan damai sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.

Hal ini disampaikan Presiden saat memimpin Upacara Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara yang digelar di Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).

Hadir langsung menyaksikan jalannya upacara, Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar.

Baca Juga:

"Keamanan berarti rakyat leluasa bekerja, petani berani menanam, nelayan berani melaut, perusahaan berani berinvestasi, guru tenang mengajar, anak-anak tenang belajar, dan masyarakat dapat beribadah dengan damai sesuai agama dan kepercayaan masing-masing," ujar Presiden Prabowo seperti disiarkan kemenag.go.id yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Sabtu 4 Juli 2026.

Menurut Presiden, ekosistem yang kondusif dan penuh rasa saling menghormati antar-pemeluk agama merupakan salah satu kekuatan utama stabilitas keamanan Indonesia yang harus terus dijaga secara kolektif.

Baca Juga:

Guna mewujudkan hal ini, Presiden menginstruksikan Polri untuk memperkuat sinergisitas dengan berbagai elemen terutama kementerian/lembaga terkait, salah satunya Kementerian Agama termasuk para ulama dan tokoh masyarakat.

"Perkuat sinergi. Polri tidak bisa bekerja sendiri. Harus selalu bersama institusi lain, bersama TNI, bersama lembaga pemerintah lainnya, bersama tokoh masyarakat, bersama ulama, akademisi, dan media," tegas Presiden.

Presiden juga menyoroti penegakan hukum yang berkeadilan dan berpihak pada kemanusiaan. Presiden menginstruksikan bahwa masyarakat wajib mendapatkan perlindungan, serta menuntut aparat untuk melayani setiap warga yang mencari kebenaran dan keadilan.

"Orang yang benar harus merasa aman, orang yang bersalah harus bertanggung jawab," pungkasnya.***

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
Kapolda Sumut Whisnu Hermawan Terima Langsung Nugraha Sakanti dari Presiden Prabowo
Kepala BNN RI Hadir Perkuat Sinergitas dengan Polri untuk P4GN
Polres Tapanuli Tengah Syukuran '80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat'
Agas Jaya Wakili Sumut di Festival Grassroots Piala Presiden Nasional
10 Perwira Berpangkat Kombes Pecah Bintang Usai Terima Promosi Jabatan dari Kapolri
Hari Bhayangkara ke-80, Presiden Prabowo Tekankan Transformasi Polri Hadapi Tantangan Global
komentar
beritaTerbaru