Dirlantas Polda Sumut Kombes Pol Ahmad Fauzi Kunker ke Samsat Sekip
Dirlantas Polda Sumut Kombes Pol Ahmad Fauzi Beserta Kaban Dispendasu dan Kepala Jasa Raharja Kunker ke Samsat Sekip.
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Bangladesh – Banjir bandang dan tanah longsor yang dipicu hujan monsun deras di wilayah tenggara Bangladesh telah menewaskan sedikitnya 54 orang. Lebih dari satu juta warga terdampak, dengan ribuan keluarga di Cox's Bazar mengalami isolasi total akibat banjir yang merendam kawasan tersebut.
Menurut data Kementerian Manajemen Bencana Bangladesh, korban jiwa tersebar di beberapa distrik, dengan Cox's Bazar mencatat jumlah tertinggi yakni 31 orang tewas (termasuk 13 pengungsi Rohingya). Disusul Chattogram dengan 13 korban, Bandarban enam orang, serta Rangamati tiga orang. Korban termasuk anak-anak dan perempuan yang tertimpa longsor atau hanyut oleh arus banjir.
Hujan deras yang berlangsung selama beberapa hari, dipengaruhi depresi di Teluk Bengal, memicu banjir parah dan longsor di kawasan perbukitan.
Baca Juga:
Ribuan rumah rusak berat atau hancur, jalan-jalan utama terputus, dan listrik padam di banyak tempat. Lebih dari 267.000 keluarga terdampak, dengan sekitar 38.400 orang mengungsi ke lebih dari 1.100 titik pengungsian sementara yang disediakan pemerintah.
Di Cox's Bazar, ribuan warga dan pengungsi Rohingya kini terisolir. Akses bantuan sulit dilakukan karena banjir yang masih tinggi. Pasukan Angkatan Darat dan Angkatan Laut Bangladesh mengerahkan perahu untuk mendistribusikan makanan, air bersih, dan obat-obatan. Namun, otoritas setempat memperingatkan potensi hujan lanjutan yang dapat memperburuk situasi.
Baca Juga:
Bencana ini juga berdampak pada kamp-kamp pengungsi Rohingya di Ukhiya dan sekitarnya. Beberapa insiden longsor sebelumnya menimpa madrasah dan tempat tinggal, termasuk satu kejadian yang menewaskan delapan siswi dan seorang guru.
Pemerintah Bangladesh terus melakukan evakuasi dan penyelamatan. Bantuan internasional mulai mengalir, dengan ungkapan duka cita dari pemimpin negara tetangga seperti Pakistan, Maladewa, Afghanistan, dan Uni Emirat Arab.
Situasi ini mengingatkan kembali kerentanan Bangladesh terhadap perubahan iklim, di mana hujan monsun ekstrem semakin sering menyebabkan bencana serupa. Warga diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan otoritas setempat.(BBS)
Dirlantas Polda Sumut Kombes Pol Ahmad Fauzi Beserta Kaban Dispendasu dan Kepala Jasa Raharja Kunker ke Samsat Sekip.
Medan 6 jam lalu
Kadis SDABMBK Hadiri Rapat Paripurna, Dorong Percepatan Tindak Lanjut Hasil Reses DPRD Kota Medan.
Medan 8 jam lalu
Posmetro Medan, Karo Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi peningkatan aktivitas Gunungapi S
Sumut 8 jam lalu
Posmetro Medan, Binjai Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai kembali menangkap dua orang lakilaki dengan inisial A (55) & MD (42) yang d
Kriminal 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, melantik lima Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) dan 12 pejabat fungsi
Sumut 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN , Batang Kuis Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan meminta arahan pemerintah pusat untuk memperkuat penyelarasan pr
Sumut 10 jam lalu
Kenaikan status tersebut mulai berlaku pada 31 Agustus 2026 pukul 12.30 WIB, setelah Gunung Sinabung mengalami erupsi pada pukul 10.17 WIB.
Sumut 11 jam lalu
200 Mahasiswa Parliament Tour ke DPRD Medan, Bahas Fungsi Legislasi Pengawasan dan Anggaran.
Medan 11 jam lalu
Workshop Digital Entrepreneurship KEK, Pj Sekda Erfin Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Pemanfaatan Teknologi Digital.
Medan 11 jam lalu
Kehilangan Kepercayaan, Mahasiswa UDA Bakar Ban di Depan LLDikti Wilayah 1 Sumatera Utara.
Medan 11 jam lalu