Maulid Akbar FKSMM Sunggal-Kutalimbaru Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Pembangunan
POSMETRO MEDAN, Sunggal Sekitar 1.000 jamaah menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Akbar 1448 Hijriah yang diselenggarakan Forum
Sumut 23 detik lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta -- Perum Bulog mendapat penugasan untuk menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada lebih dari 18 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Penugasan itu diberikan melalui surat dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) tertanggal 4 Juli 2025.
"Alhamdulillah, per 4 Juli penugasan bantuan program beras telah Badan Pangan Nasional keluarkan kepada Bulog. Ini merupakan bukti komitmen Bapak Presiden Prabowo yang menaruh perhatian besar terhadap rakyat," kata Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi dalam pernyataan resminya, dikutip dari CNBCIndonesia, Sabtu (5/7/2025).
Arief menjelaskan, bantuan beras ini diberikan kepada 18.277.083 penerima, masing-masing sebanyak 10 kilogram per bulan untuk dua bulan alokasi, yakni Juni dan Juli 2025. Penyaluran dilakukan sekaligus dalam satu kali pengiriman (one shoot).
Adapun data penerima bantuan berasal dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dihimpun Kementerian Sosial dan Badan Pusat Statistik (BPS). Pemerintah juga menyiapkan 4 juta cadangan penerima sebagai antisipasi perubahan data di lapangan.
"Proses ini memang butuh waktu karena penugasan baru bisa kami keluarkan setelah Anggaran Belanja Tambahan (ABT) dari Kementerian Keuangan masuk. Ini juga jadi catatan perbaikan dari BPK," jelas Arief.
Penyaluran bantuan akan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga tokoh masyarakat. Arief menekankan pendekatan kolaboratif karena karakteristik wilayah di Indonesia sangat beragam.
"Dengan pendekatan gotong royong, kami yakin distribusi ini bisa berjalan lancar di semua provinsi," ujar dia.
Program bantuan beras ini merupakan bagian dari agenda pro rakyat yang diusung Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Pemerintah berharap intervensi ini bisa menjaga daya beli masyarakat berpenghasilan rendah serta menekan laju inflasi, khususnya inflasi pangan.
Tercatat pada September 2023, inflasi beras sempat melonjak ke 5,61%, sebelum melandai ke 0,48% di Desember 2023 usai program bantuan digulirkan. Tren serupa juga terjadi pada 2024, di mana inflasi beras pada Februari sempat menyentuh 5,32%, namun mampu ditekan ke 0,1% di akhir tahun berkat keberlanjutan program ini.
Sementara itu, pada Juni 2025, inflasi beras tercatat naik ke 1%, dari 0,36% di Januari 2025. Dengan situasi ini, pemerintah menilai penyaluran kembali bantuan pangan pada Juli adalah langkah strategis untuk meredam gejolak harga dan menjaga kestabilan pasar.
(wan/cnbc)
POSMETRO MEDAN, Sunggal Sekitar 1.000 jamaah menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Akbar 1448 Hijriah yang diselenggarakan Forum
Sumut 23 detik lalu
POSMETRO MEDAN Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026, Pangdam I/Bukit Barisa
Medan 7 jam lalu
Dinas Pendidikan Pematangsiantar Tindak Lanjut Video Viral terkait Bullying dan Pemukulan Siswi SMP
Sumut 11 jam lalu
Daun ganja kering tersebut merupakan miliknya dan berasal dari hasil panen di ladang miliknya.
Peristiwa 12 jam lalu
Ketua Dekranasda Ny Liswati Hadiri Kriyanusa Bersama Ny Selvi Gibran Rakabuming Raka.
Sumut 13 jam lalu
Unit Reskrim Polsek Sei Rampah mengamankan seorang pria berinisial HG alias B (48) terkait dugaan penganiayaan sopir 60 Tahun,
Sumut 14 jam lalu
Sat Reskrim Polres Pematangsiantar Amankan Dua Pelaku Curanmor.
Sumut 15 jam lalu
Temuan fasilitas mewah di balik tembok Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong akhirnya berujung pada pencopotan.
Inter-Nasional 19 jam lalu
Kapolres Dairi Bersama Bhayangkari Melayat ke Rumah Duka AIPTU Herbin Silaen, Sampaikan Penghiburan kepada Keluarga.
Sumut 20 jam lalu
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) sejak sore hingga malam bikin sungai meluap.
Sumut kemarin