Senin, 28 September 2026

Kemerdekaan ke-81 Harus Jadi Momentum Benahi Pengelolaan Pendidikan

Faliruddin Lubis - Jumat, 14 Agustus 2026 12:03 WIB
Kemerdekaan ke-81 Harus Jadi Momentum Benahi Pengelolaan Pendidikan
IST
Guru Besar Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Prof. Emilda Sulasmi.

Karena itu, Emilda mendorong distribusi anggaran pendidikan yang mempertimbangkan kebutuhan dan tingkat kesenjangan masing-masing sekolah.

Sekolah yang melayani banyak peserta didik dari keluarga kurang mampu, berada di daerah tertinggal, melayani anak penyandang disabilitas, atau memiliki capaian belajar rendah, menurut dia, perlu memperoleh dukungan lebih besar.

Baca Juga:

Ia juga mendorong pendidikan agar lebih terhubung dengan kebutuhan kehidupan nyata. Pembelajaran tidak boleh hanya berorientasi pada kelulusan dan nilai akademik.

Pendidikan, kata Emilda, perlu mengembangkan kemampuan membaca secara kritis, berhitung, memecahkan masalah, bekerja sama, menggunakan teknologi, dan menjaga integritas.

Baca Juga:

Hal serupa berlaku bagi pendidikan vokasi. Menurut dia, sekolah kejuruan perlu membangun kurikulum dan kemitraan berdasarkan potensi ekonomi daerah seperti pertanian, perikanan, pariwisata, industri, dan ekonomi kreatif.

Namun, ia mengingatkan keterhubungan pendidikan dengan dunia kerja tidak boleh menghilangkan fungsi pendidikan dalam membentuk warga negara yang kritis dan bertanggung jawab.

Emilda juga menekankan perlunya akuntabilitas dalam pemanfaatan anggaran pendidikan.

Ia menyebut anggaran pendidikan pada 2026 mencapai Rp757,8 triliun atau sekitar 20 persen dari APBN. Menurutnya, besarnya anggaran harus diikuti dengan pengukuran hasil yang jelas.

"Setiap rupiah harus diuji melalui pertanyaan sederhana: apakah angka putus sekolah menurun, apakah kemampuan membaca dan berhitung meningkat, apakah distribusi guru lebih merata, dan apakah sekolah menjadi tempat yang aman bagi anak?" ujarnya.

Ia juga meminta sistem pengawasan pendidikan tidak hanya berfokus pada pemeriksaan administrasi dan dokumen, tetapi lebih banyak mengevaluasi dampak program terhadap kualitas pembelajaran.

Tags
beritaTerkait
Dinas Pendidikan Pematangsiantar Tindak Lanjut Video Viral terkait Bullying dan Pemukulan Siswi SMP
Saat Sofyan Tan Ingin Berhenti, Mereka Berkata: Jangan, Pak!
Sofyan Siregar Dilantik Menjadi Kadis Pendidikan Kota Binjai
15 Kepala Sekolah dan 15 Pejabat Fungsional Deli Serdang Dilantik
Sofyan Tan Buka-bukaan Tantangan PTS, Jika PTN Gratis, Beasiswa KIP Kuliah Harus untuk Kampus Swasta
Kanwil Kemenag Sumut dan MUI Teken MoU, Sinergi Penguatan Pembinaan Keagamaan
komentar
beritaTerbaru