POSMETRO MEDAN- Berita bagus bagi masyarakat yang memiliki tato karena tradisi dan adat istiadat.
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNIMaruli Simanjuntak menegaskan bahwa tato yang dibuat karena tradisi adat tidak menjadi penghalang untuk mendaftar sebagai prajurit TNI.
Menurut Maruli Simanjuntak,--seperti dikutip dari sebuah postingan anonim facebook @Update nusantara yang terlihat POSMETRO MEDAN Selasa 1 September 2026-- ketentuan itu sebenarnya sudah diperbolehkan sejak dulu.
Baca Juga:
Hal ini kembali disampaikan setelah adanya permintaan dari perwakilan masyarakat Suku Dayak se-Kalimantan yang sebelumnya bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto.
Maruli Simanjuntak mengatakan TNI tidak mempermasalahkan tato yang berkaitan dengan tradisi adat.
Baca Juga:
Namun, sejauh ini pihaknya belum mengetahui apakah sudah ada calon prajurit bertato adat yang mendaftar. TNI akan mencari dan memastikan hal tersebut jika ada masyarakat yang berminat.
Dia juga menegaskan TNI menyambut baik jika prajurit berasal dari berbagai daerah dan suku di Indonesia, terlebih TNI saat ini tengah berupaya menambah jumlah personel.
Sebelumnya, perwakilan masyarakat Dayak juga menyampaikan sejumlah aspirasi kepada Presiden Prabowo, mulai dari pembangunan jalan di wilayah pedalaman, Sekolah Rakyat dan beasiswa, hingga pembangunan rumah adat Dayak.***
Tags
beritaTerkait
komentar