Minggu, 29 Maret 2026

Beras Premium Dicampur Beras Murah, Mentan Tuding Perusahaan Besar Curang

Administrator - Senin, 14 Juli 2025 14:06 WIB
Beras Premium Dicampur Beras Murah, Mentan Tuding Perusahaan Besar Curang
Istimewa
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman

Sebelumnya, Satgas Pangan Polri menemukan dugaan merek beras oplosan yang dijual bebas di minimarket hingga pusat perbelanjaan.

Ternyata beras-beras oplosan tersebut melanggar aturan mutu dan takaran. Setidaknya ada 13 merek beras oplosan yang ditemukan beredar di pasaran.Adanya beras-beras oplosan tersebut terungkap setelah Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri melakukan pemeriksaan ke sejumlah perusahaan produsen dan distributor beras. Ditemukan dugaan pelanggaran mutu dan takaran dalam produk yang beredar di pasaran.

Baca Juga:

Hal tersebut dibenarkan Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Helfi Assegaf. Menurutnya, proses pemeriksaan pada sejumlah perusahaan besar pun masih berlangsung.

"Betul, masih dalam proses pemeriksaan," ujar Dirtipideksus Bareskrim Polri Helfi kepada wartawan, Jumat (11/7/2025), dikutip dari Kompas.com.

Baca Juga:

Beberapa merek yang dipasarkan antara lain Sania, Sovia, Fortune, dan Siip produksi Wilmar Group.

Lalu, Beras Premium Setra Ramos, Beras Pulen Wangi, Food Station, Ramos Premium, Setra Pulen, dan Setra Ramos buatan Food Station Tjipinang Jaya.

Selanjutnya, Raja Platinum dan Raja Ultima produksi PT Belitang Panen Raya, serta beras merek Ayana produksi PT Sentosa Utama Lestari (Japfa Group).

Adapun perusahaan-perusahaan yang dimintai keterangan oleh Satgas Pangan Polri antara lain Wilmar Group, PT Food Station Tjipinang Jaya, PT Belitang Panen Raya, dan PT Sentosa Utama Lestari (Japfa Group).

(wan/bbs)

Editor
: Indrawan
Tags
beritaTerkait
Prabowo Marah Ada Beras Dioplos: Pelanggaran, Kejahatan Ekonomi Luar Biasa!
Heboh Beras Oplosan, Ini 6 Fakta yang Wajib Diketahui
Awas! Ini 13 Merek Beras Oplosan Dijual Ke Masyarakat
Cara Bedakan Beras Asli dan Oplosan, Ini Ciri-cirinya
komentar
beritaTerbaru