Pelaku Curat dan Penadah Sepeda Motor Curian Diringkus
Pelaku Curat dan Penadah Sepeda Motor Curian Diringkus Unit Reskrim Polsek Teluk Nibung.
Kriminal satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan -
Wali Kota Medan, Rico Waas, sangat gembira dan siap memberikan dukungan penuh atas keputusan Pemerintah Pusat yang telah memilih dan menetapkan Kota Medan sebagai satu di antara 10 kota di Indonesia yang akan menjadi penerima manfaat Program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai program strategis nasional.
Untuk menerima solusi permasalahan sampah kota menjadi sumber energi listrik yang ramah lingkungan itu, Pemerintah Kota (Pemko) Medan sedang berusaha bergerak cepat untuk membuktikan bahwa kota ini memang siap untuk menerima status prioritas nasional untuk penanggulangan masalah sampah melalui protokol PSEL.
"Sebagai kota terbesar keempat di Indonesia, dan menjadi kota terbesar di luar Pulau Jawa, kita memang membutuhkan solusi penanganan sampah secara terpadu, serta mengubah masalah sampah menjadi siklus energi yang produktif dan ramah lingkungan. Dengan demikian, sisa kehidupan kota tidak lagi dipandang sebagai suatu masalah lingkungan, tetapi justru menjadi potensi besar dalam pengadaan energi alternatif. Kita harus mempersiapkan diri, mulai dari manajemen sampah lingkungan hingga nanti tertampung secara terorganisir di pusat pengolahan sampah menjadi energi PSEL," papar Rico, Selasa (7/10/2025), di Kantor Wali Kota Medan.
Program PSEL adalah salah satu misi strategis Nawa Cita yang dicanangkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo. Pada 1 Oktober 2025, Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Lingkungan Hidup mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bersama Mendagri di Jakarta. Dari hasil rapat tanggal 7 Oktober 2025 itu, ibukota Propinsi Sumatera Utara ini terpilih bersama 9 kota lainnya untuk rencana implementasi PSEL.
Kesepuluh kota itu masing-masing DKI Jakarta (4 titik), Bali, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Bogor Raya, Tangerang, Semarang Raya, Kota Medan, dan Jawa Barat (Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Garut).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Melvi Marlabayana, menyebut, saat ini Kota Medan menghasilkan sampah sebanyak 1.700 ton per hari. Bila tidak ditangani dengan baik, Tempat Penampungan Akhir (TPA) di Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, diprediksi overload pada tahun 2029.
"Pastinya kita optimis. Kita berharap PSEL ini menjadi terobosan penanganan sampah berbasis hilir sehingga sampah di Kota Medan tidak lagi dianggap sebagai sumber masalah, tetapi menjadi potensi energi terbarukan yang bermanfaat bagi masyarakat," katanya.
Melvi menjelaskan, Program PSEL akan menggunakan teknologi moderen untuk mengolah sampah menjadi energi listrik yang bisa dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Manfaatnya akan mengurangi tumpukan sampah di TPA, menambah pasokan listrik ramah lingkungan, membuka lapangan kerja baru, serta menjaga kesehatan dan lingkungan," katanya.
Pelaku Curat dan Penadah Sepeda Motor Curian Diringkus Unit Reskrim Polsek Teluk Nibung.
Kriminal satu jam lalu
Abaikan Standar K3, Pembongkaran Reklame oleh Satpol PP Medan Menuai Kecaman Keras.
Medan 2 jam lalu
Biawak terjepit di sok breker dan roda depan sepeda motor yang ditunggangi emakemak.
Peristiwa 2 jam lalu
POSMETROMEDAN, Galang Di tengah berbagai tantangan kehidupan saat ini, tidak semua masyarakat berada dalam kondisi yang sama. Masih banyak
Sumut 2 jam lalu
Dua Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di Sumatera Utara resmi dicopot dari jabatannya setelah sempat diperiksa oleh Kejaksaan Agung.
Peristiwa 2 jam lalu
Kelurahan Sukamaju Raih Juara Umum MTQ ke59 Kecamatan Medan Johor.
Medan 2 jam lalu
Kelurahan Pulo Brayan Darat II Rebut Kembali Juara Umum MTQ ke59 Kecamatan Medan Timur.
Medan 3 jam lalu
Sebuah pesawat milik PT Smart Air Aviation menjadi sasaran penembakan di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026)
Inter-Nasional 3 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Warga Jalan Bilal Komplek Prima No B9, Kelurahan Pulo Brayan Darat I, Kecamatan Medan Timur, Selasa (10/2/2026) pag
Peristiwa 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Bapenda Sumut (Badan Pendapatan Daerah Sumatera Utara) tahun 2025 membukukan pendapatan sebesar Rp5.062.093.148.068.
Sumut 4 jam lalu