Bhabinkamtibmas Hadir Mendukung Ekonomi Kerakyatan
BHABINKAMTIBMAS HADIR MENDUKUNG EKONOMI KERAKYATAN.
Sumut 37 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh telah menyelesaikan penyusunan Rancangan Undang-undang Ketenagakerjaan versi buruh. Dokumen tersebut telah diserahkan ke DPR.
Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, mengatakan salah satu isi dari RUU Ketenagakerjaan versi buruh terkait larangan adanya sistem outsourcing dan magang untuk lulusan sarjana.
"Tidak boleh ada akal-akalan. Pemagangan itu untuk anak sekolah, bukan sarjana yang bekerja penuh waktu dengan upah murah. Begitu juga outsourcing, yang seharusnya dibatasi jenis pekerjaannya malah dilebarkan ke semua sektor. Itu bentuk akal-akalan hukum," kata dia dalam keterangannya, dikutip Selasa (14/10/2025).
Dalam RUU tersebut buruh juga menolak bentuk hubungan kerja palsu seperti mitra yang banyak digunakan oleh perusahaan digital platform seperti Gojek dan Grab. "Dilarang pekerja alih daya melalui agen, dilarang pekerja outsourcing berkedok pemagangan, dan dilarang pekerja dengan status mitra," tegas Iqbal.
Said menerangkan RUU ini memperluas cakupan definisi pekerja agar sesuai dengan perkembangan dunia kerja. Menurutnya, perlindungan tidak hanya untuk buruh pabrik, tetapi juga pekerja digital platform, dosen dan guru honorer, tenaga medis, pekerja media, konten kreator, hingga pekerja seni.
"Dosen dan guru honorer, pekerja media, bahkan artis dan konten kreator, mereka semua berkontribusi besar tapi tidak dilindungi. Pesangon pekerja media sering dicicil, konten kreator ditinggalkan setelah viral, artis senior harus jualan untuk bertahan hidup. Ini harus diubah," ujar Iqbal.
Namun, Said mengklaim RUU ini tetap memberi ruang bagi pelaku UMKM untuk menerapkan sistem upah kesepakatan. "UMKM tetap bisa menyesuaikan, tapi jangan dijadikan alasan untuk menindas. Klinik kecil beda dengan rumah sakit besar," katanya.
Lebih lanjut, dalam RUU ini juga mengatur agar PHK tidak bisa dilakukan sepihak. Buruh mengembalikan ketentuan seperti dalam UU No. 12 Tahun 1964, di mana pengusaha wajib mendapatkan izin dari lembaga hubungan industrial sebelum melakukan pemutusan hubungan kerja.
"Selama belum ada izin, upah tetap dibayar. Ini yang disebut upah proses. Kalau sekarang buruh dipecat, langsung berhenti gajinya, BPJS-nya diputus, anaknya sakit, akhirnya menyerah. Negara harus hadir melindungi," ujar Said.
Untuk menjamin hak pesangon, buruh mengusulkan jaminan cadangan pesangon berdasarkan standar PSAK 24. Setiap pengusaha wajib menyisihkan sebagian dana perusahaan yang disimpan di bank pemerintah atau BPJS. "Supaya kalau perusahaan kabur, hak buruh tidak hilang. Ini bukan mimpi, di Jerman dan Tiongkok sistem seperti ini sudah jalan," lanjutnya.
BHABINKAMTIBMAS HADIR MENDUKUNG EKONOMI KERAKYATAN.
Sumut 37 menit lalu
Polsek Barusjahe Berikan Pembinaan dan Bimbingan kepada Siswa SMA Negeri 1 Barusjahe.
Sumut 2 jam lalu
Polres Humbang Hasundutan menggelar acara pelepasan purna bakti Wakapolres.
Sumut 3 jam lalu
Polse Sianar Barat Cek Dugaan Curanmor di Jalan Simbolon Tindaklanjuti Laporan CC 110.
Sumut 4 jam lalu
Istana Pastikan Presiden Prabowo Lantik Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri Siang Ini.
Inter-Nasional 4 jam lalu
Rico Waas Pimpin Upacara, Jajaran Pemko Medan Teguhkan Semangat Persatuan dan Pengabdian.
Medan 4 jam lalu
POSMETRO MEDANPelantikan pengurus Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) Sumatera Utara, yang dilaksanakan dalam acara Ap
Sumut 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Sumatera Utara (MPW PP Sumut) mengawali rangkaian Apel Kehormatan dan Malam Renung
Medan 6 jam lalu
Posmetro Medan , Binjai Setelah selesai pembahasan yang alot akhirnya Pemerintah Kota Binjai bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD
Sumut 6 jam lalu
25 Tahun Posmetro Medan, Dari &ldquoBayi Ajaib&rdquo hingga Bertahan di Era Digital.
Medan 13 jam lalu