RSUD Amri Tambunan Tanggapi Keluhan Pasien dan Evaluasi Pelayanan
POSMETRO MEDAN, Deli Serdang RSUD Drs. H. Amri Tambunan menyampaikan tanggapan terkait pemberitaan mengenai keluhan pasien yang memperta
Sumut 14 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta -- Tenaga kerja merupakan tulang punggung pertumbuhan ekonomi sebuah negara. Dalam daftar yang dirilis World Bank, Indonesia menempati posisi ke-4 sebagai negara dengan jumlah tenaga kerja terbesar di dunia.
Berikut 10 negara dengan jumlah tenaga kerja terbanyak di dunia pada tahun 2024:
1. China: 773.879.678
2. India: 607.691.498
3. Amerika Serikat: 174.173.594
4. Indonesia: 143.143.940
5. Nigeria: 113.349.564
6. Brasil: 106.790.403
7. Pakistan: 83.643.815
8. Bangladesh: 77.355.168
9. Rusia: 72.516.535
10. Jepang: 69.382.089
Asia Mendominasi
Asia merupakan rumah bagi dua negara dengan tenaga kerja terbesar di dunia: China (774 juta) dan India (608 juta).
Jika digabungkan, kedua negara ini mewakili lebih dari 40 persen dari seluruh pekerja di dunia, yang menegaskan betapa pentingnya Asia bagi sektor manufaktur dan jasa global, mengutip Visual Capitalist.
Amerika Serikat menempati posisi ketiga dengan 174 juta tenaga kerja.
Meskipun banyak negara berpenghasilan tinggi menghadapi tantangan demografi yang menua, AS tetap mempertahankan pasar tenaga kerja yang dinamis berkat arus imigrasi dan dominasi sektor jasa.
Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Tenaga Kerja
Mengutip World Atlas, terdapat beberapa faktor utama yang membuat negara-negara dalam daftar di atas memiliki jumlah tenaga kerja besar.
Selain populasi, faktor lain seperti distribusi usia, tingkat pendidikan, serta partisipasi kaum muda dan perempuan juga menjadi penentu utama.
Di Amerika Serikat, seseorang bisa memasuki dunia kerja sejak usia 15 tahun.
Namun dalam beberapa tahun terakhir, banyak pelajar SMA dan mahasiswa memilih menunda bekerja untuk fokus mengejar pendidikan terlebih dahulu.
Meski ada sebagian yang bekerja sambil kuliah, persentase siswa yang bekerja dalam dekade terakhir terus menurun.
Sementara itu di India, harapan terhadap generasi muda jauh lebih tinggi.
Masuknya kelompok usia muda ke dunia kerja dianggap sebagai peluang emas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat produktivitas nasional.
Pemerintah India menilai bahwa meningkatnya partisipasi generasi muda akan mempercepat lahirnya inovasi dan kreativitas yang bermanfaat bagi kemajuan negara.
Tenaga Kerja Migran
Faktor lain yang turut memperbesar jumlah tenaga kerja global adalah pekerja migran, individu yang bekerja di luar negara asalnya.
Negara dengan pertumbuhan ekonomi pesat umumnya juga memiliki jumlah pekerja migran tinggi.
Di China, sebagian besar pekerja migran berusia antara 40 hingga 55 tahun. Mereka banyak bekerja di sektor pedesaan maupun konstruksi.
Sementara di Amerika Serikat, terdapat sekitar 1–3 juta pekerja pertanian migran, mayoritas berasal dari Meksiko.
Setiap tahun, mereka berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional dengan menggarap lahan pertanian di berbagai wilayah.
Usia rata-rata pekerja migran di AS sekitar 30 tahun, dan sebagian besar adalah laki-laki yang bekerja sendiri serta rutin mengirimkan uang ke keluarga di negara asal.
India juga memiliki populasi pekerja migran besar, yang umumnya berpindah dari satu proyek ke proyek lain untuk mencari pekerjaan di sektor pertanian.
Lingkungan Kerja yang Terus Berubah
Perkembangan teknologi menjadi salah satu faktor yang mengubah wajah dunia kerja dengan sangat cepat.
Meski demikian, sektor pertanian tetap krusial bagi keberlanjutan ekonomi global. Tanpa mereka yang bersedia mengisi pekerjaan tradisional, banyak negara akan kesulitan menjaga pasokan pangan.
Seiring generasi muda memasuki dunia kerja dan menentukan arah kariernya, muncul ide-ide baru yang berpotensi memajukan masyarakat global secara lebih luas.
Apa pun bentuk pekerjaan yang dijalani, setiap individu yang bekerja berkontribusi dalam menopang fondasi masyarakat modern.
(wan/tribunnews/bbs)
POSMETRO MEDAN, Deli Serdang RSUD Drs. H. Amri Tambunan menyampaikan tanggapan terkait pemberitaan mengenai keluhan pasien yang memperta
Sumut 14 jam lalu
Posmetro Medan, Binjai Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., memimpin kegiatan syukuran dan doa bersama anak yatim yang d
Sumut 17 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, membuka Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik (Pesparani) I Kabu
Sumut 17 jam lalu
Polres Sibolga Sosialisasi Aktivasi Portal Perlinsos Digital Bagi Personel
Sumut 18 jam lalu
Kapolsek Tigapanah Sosialisasikan Pencegahan Karhutla kepada Warga Desa Tongging.
Sumut 19 jam lalu
Sapa Hangat Rico Waas dan Warga Beringin, Momen Sederhana Penuh Makna.
Medan 20 jam lalu
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menemui Wakil menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus,
Sumut 20 jam lalu
Simpan Setengah Kilogram Ganja di Ember Cat, Pria Asal Madina Ditangkap Satresnarkoba Polres Tapteng.
Sumut 20 jam lalu
Polda Sumut Ungkap Tiga Kasus Narkoba, Sita 244 Kg Sabu
Sumut 21 jam lalu
Wali Kota Wesly Silalahi Sambut Silaturahmi Kapolres Pematangsiantar, Bahas Peningkatan Toleransi dan Perkuat Kolaborasi.
Sumut 21 jam lalu